Panduan Sebelum Suntik Vaksin Ketiga atau Booster, Ini Penjelasan dari Satgas Covid-19 Kemenkes

Sebelum melakukan vaksinasi ketiga harus memperhatikan jenis vaksin yang akan digunakan berdasarkan pengkategoriannya karena ada homolog dan heterolog

Penulis: Jati Purwanti | Editor: pairat
SRIPOKU.COM/IST
Pemberian Vaksin untuk lansia yang dilakukan Puskesmas Sukarami, bekerjasama dengan Klinik Charista Medika Palembang. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Vaksin ketiga atau booster mulai disuntikkan bagi masyarakat Indonesia.

Sasaran pertama program vaksinasi ini ditujukan untuk kalangan lanjut usia (lansia) dan rentan lainnya.

Terdapat lima merek vaksin yang akan diberikan yaitu Pfizer, Moderna, AstraZeneca, Zifivax dan Sinovac dalam program vaksinasi ketiga.

Namun, sebelum melakukan vaksinasi ketiga harus memperhatikan jenis vaksin yang akan digunakan berdasarkan pengkategoriannya.

Adapun kategori vaksin booster yaitu sebagai homolog, heterolog dan keduanya.

1. Vaksin Homolog

Homolog merupakan jenis vaksin primer atau vaksin dosis lengkap di awal sama dengan jenis vaksin booster.

"Homolog itu vaksin 1 dan vaksin 2 sejenis. Misalnya Sinovac, Sinovac, dan boosternya Sinovac (CoronaVac)," ujar Alexander Ginting, Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19, Alexander Ginting seperti dikutip dari Kompas.com, Rabu (12/1/2022).

Jenis vaksin yang termasuk homolog yakni Sinovac, Moderna, dan Pzifer.

2. Vaksin Heterolog

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved