Breaking News:

Maksud Baik Berujung Maut, Gareng Warga Muba Serahkan Diri Usai Bikin Petani Tewas di Tangannya

Menduga telah terjadi penculikan seorang remaja perempuan, Gareng justru menyebabkan seorang petani di Keluang tewas.

Penulis: Fajeri Ramadhoni | Editor: Refly Permana
sripoku.com/fajeri
Kapolres Muba AKBP Alamsyah Pelupessy SIK ketika menggelar ungkap kasus pembunuhan terhadap tersangka Rengki (masker biru). 

SRIPOKU.COM, SEKAYU - Pasal salah paham, seorang petani bernama Suhaibi (44) asal Desa Dawas, Kecamatan Keluang tewas di tangan orang yang baru saja dikenalnya.

Kejadian bermula pada Kamis (6/1/2022) sekira pukul 15.30 WIB di kebun karet milik seorang warga Desa Dawas Kecamatan Keluang Kabupaten Muba.

Pelaku bernama Rengki alias Gareng saat itu melintas di kebun dan melihat korban bersama seorang remaja perempuan.

Dikira korban telah menculik seorang remaja perempuan, pelaku mencegah korban dan sempat berselisih paham.

Tak terima dirinya dituduh menculik dan mengaku bahwa perempuan tersebut adalah keponakannya, korban pun berduel dengan pelaku.

Namun pelaku membacok korban di bagian perut kiri.

Akibat kejadian tersebut korban dilarikan ke RSUD Sekayu , namun menghembuskan nafas terakhir setelah beberapa hari menjalani perawatan.

Kemudian, keluarga korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Keluang.

Kapolres Muba, AKBP Alamsyah Pelupessy SIK, mengatakan anggota reskrim Polsek Keluang pun langsung melakukan pengajaran dan tersangka melarikan diri ke dalam hutan.

"Selanjutnya anggota reskrim yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Keluang Ipda Iwan Susanto melakukan tindakan persuasif dengan cara mengimbau kepada keluarga tersangka untuk menyerahkan tersangka Rengki," ujar Alamsyah

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved