Breaking News:

Gara-gara Minyak Goreng dan Kedelai, Usaha Tahu Goreng Rumahan di Banyuasin Terancam Gulung Tikar

Mahalnya harga minyak goreng dan juga bahan baku membuat usaha rumahan tahu goreng di Banyuasin terancam gulung tikar.

Editor: Refly Permana
tribunsumsel.com/ardi
Usaha tahu goreng rumahan di Banyuasin. 

Penulis: Ardi

SRIPOKU.COM, BANYUASIN - Mahalnya harga minyak goreng dan juga bahan baku membuat usaha rumahan tahu goreng di Banyuasin, tepatnya wilayah Pasir Putih, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Talang Kelapa terancam gulung tikar.

Menurut Rajab, saat ini naiknya minyak goreng curah dan juga bahan dasar pembuat tahu menjadi salah satu kendalanya.

Ia mengaku, tak bisa bisa berbuat banyak dengan naiknya minyak goreng curah dan kedelai.

"Sebelumnya, harga per satuannya pernah dinaikan Rp 50. Jadi, tidak bisa lagi dinaikan dan ini yang menjadi kendala kami sekarang.

Kedelai mahal, minyak goreng mahal, tetapi harga tahu tidak bisa dinaikan," katanya, Rabu (12/1/2022).

Meski minyak goreng curah dan kedelai mahal, akan tetapi menurut Rajab mau tidak mau harus tetap produksi.

Hanya saja, keuntungan yang diperoleh tidaklah besar sebelum harga minyak goreng curah dan kedelai naik.

Karena, menurut Rajab setidaknya untuk satu kali produksi ia membutuhkan 150 kg kedelai dan puluhan liter minyak goreng curah.

Dari 150 kg kedelai, ia bisa menghasilkan 9.000 tahu goreng siap jual.

Halaman
12
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved