Breaking News:

Respon Nanan Soal Kendaraan Tonase Tinggi Masih Melintas di Tengah Kota, 'Bulan Ini Masih Oke'

Sampai saat ini kendaraan bertonase tinggi masih melintas di jalan tengah Lubuklinggau, akibatnya arus lintas sering mengalami kemacetan.

Editor: Refly Permana
SRIPOKU.COM / Abdul Hafiz
Walikota Lubuklinggau Drs. H. SN Prana Putra Sohe, M.M 

Penulis: Eko

SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU - Kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau melarang kendaraan bertonase tinggi melintas dalam kota belum sepenuhnya ditaati oleh pengguna jalan.

Sampai saat ini kendaraan bertonase tinggi masih melintas di jalan tengah Lubuklinggau, akibatnya arus lintas sering mengalami kemacetan.

Bahkan di beberapa titik akibat banyak kendaraan bertonase tinggi masuk kota, ruas jalan dalam kota bergelombang hingga mengalami kerusakan.

Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe, menyampaikan masih mentolerir kendaraan bertonase tinggi melintas di dalam Lubuklinggau.

"Sekarang tahap sosialisasi, dalam bulan ini masih oke (kita berikan toleransi)," ungkapnya pada wartawan, Selasa (11/1/2022).

Nanan pun meminta kepada Dinas Perhubungan Lubuklinggau untuk tidak membuat aturan tapi tidak dilakukan pengawasan di lapangan.

"Dibuat aturan, harusnya ditegakkan dengan diawasi, sehingga itu benar berjalan, percuma saja buat aturannya kalau tidak diawasi. Jangan hanya mengatakan melanggar, kan ada aturannya," ujarnya.

Nanan mengungkapkan, untuk mobil bus dan mobil pick up masih diberikan kelonggaran karena wilayah Jalan Lingkar Utara dan Lingkar Barat belum ada rumah makan.

"Kita ini mentoknya wilayah kupang ada rumah makan, karena rumah makan ini tempat menarik penumpang, karena rata-rata ada di rumah makan," paparnya.

Sebab saat ini pengembangan Jalan wilayah Lingkar Barat dan Lingkar Utara belum maksimal, karena disana belum ada agen dan rumah makan.

Jadi itulah alasan pihaknya masih memperkenankan bus dan pickap masuk kota.

"Alasan utama kita melarang mobil tonase tinggi supaya tidak melintas supaya jalan jangan rusak, dan mengurangi kemacetan serta mengurangi kecelakaan," ungkapnya.

Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved