Buntut Adanya Perang Hingga Perubahan Iklim, 5 Negara Ini Ternyata Sudah Dihapus dari Peta Dunia

Sejumlah negara ini pernah ada di dunia namun keberadaannya kini sudah dihapus dari peta. Kira-kira apa alasannya dihapuskan dari peta dunia?

Tayang:
Penulis: Tria Agustina | Editor: Odi Aria
bobo.grid.id
Ilustrasi Peta Dunia 

SRIPOKU.COM - Berikut ini 5 negara yang pernah ada di dunia dan kini telah dihapus dari peta, apa saja? Berikut ulasan selengkapnya.

Negara adalah organisasi kekuasaan yang berdaulat dengan tata pemerintahan yang melaksanakan tata tertib atas orang-orang di daerah tertentu.

Negara juga merupakan suatu wilayah yang memiliki suatu sistem atau aturan yang berlaku bagi semua individu di wilayah tersebut, dan berdiri secara independen.

Namun, pernahkah kalian terbayang jika sejumlah negara ini pernah ada di dunia namun keberadaannya kini sudah dihapus dari peta.

Beberapa negara terpaksa dihapus dari peta hal ini lantaran adanya perang, modifikasi topografi, hingga perubahan iklim.

Hal inilah yang membuat negara-negara tersebut terpaksa dihapus dari peta.

Beberapa negara ini tentu tidak bisa kalian temukan lagi di peta dunia.

Negara yang dihapus dari peta dunia paling terlihat setelah perang dunia.

Dilansir TribunTravel.com dari laman thevintagenews.com, berikut ini 5 negara yang dihapus dari peta dunia dan sudah tak ada lagi pada abad 20.

Saking Miskinnya, Uang di Negara Ini Justru Dijual di Pasar Layaknya Sayur, Ternyata Ini Penyebabnya

1. Neutral Moresnet

Neutral Moresnet
Neutral Moresnet (the-low-countries.com)

Moresnet didirikan pada 1816 di bawah pemerintahan Inggris.

Selama Perang Dunia I, kira-kira satu mil persegi luas tanah Moresnet disita oleh Jerman.

Setelah perang, Jerman dipaksa untuk mengosongkan Belgia dan Moresnet.

Kini Moresnet dinyatakan sebagai bagian dari Belgia dengan Perjanjian Versailles pada 1919, bersama dengan kota Eupen dan Malmedy.

Kini negara Moresnet berubah menjadi Kelmis.

2. Republik Salò

Republik Salo
Republik Salo (wikiwand.com)

Salò, sebuah daerah kecil di dekat Danau Garda, adalah negara pos Nazi di Italia ketika Mussolini berkuasa mulai 1943 hingga akhir Perang Dunia II pada 1945.

Bagian utara Italia bernama Republik Sosial Italia oleh Mussolini, dan Salò adalah markas untuk Republik Partai Fasis-nya.

Pada Februari 1945, pasukan Sekutu telah merebut sebagian besar Italia.

Rezim Fasis berakhir pada April 1945, ketika Sekutu dan Gerakan Perlawanan Italia menghancurkan pasukan Jerman di negaranya.

Kini Salo menjadi bagian dari Italia.

3. Tibet

Tibet
Tibet (Wikipedia en.wikipedia.org)

Kekaisaran Tibet dimulai pada abad ke-7 dan merupakan rumah dari Gunung Everest.

Daerah itu memakan sekitar seperempat dari daratan China.

Setelah Revolusi Xinhai pada 1912, Tibet mendeklarasikan kemerdekaannya, tetapi tidak diakui oleh China.

Tibet alhirnya menjadi bagian dari Republik Rakyat China, dan pemerintah Tibet dihapus pada 1959.

4. Republik Persatuan Arab

Negara Persatuan Arab
Negara Persatuan Arab (id.wikipedia.org)

Dari 1958 sampai 1961, Republik Persatuan Arab menjabat sebagai kesatuan politik antara Mesir dan Suriah.

Awalnya, penyatuan kedua negara itu bertujuan untuk mencegah komunisme dan menyatukan dunia Arab.

Ketika perjanjian ditandatangani, Presiden Mesir, Gamal Abdel Nasser mengambil kendali.

Sayang, Gamal terlalu terlarut dalam partai politik Suriah dan mulai menghapus semua simpatisan komunis.

Pada 1961, Suriah menyadari jika kebijakan Mesir sama sekali tak menguntungkan.

Mereka akhirnya menggelar kudeta pada bulan September yang secara efektif mengakhiri Republik Uni.

5. Sikkim

Sikkim
Sikkim (britannica.com/wikipedia)

Kerajaan Sikkim didirikan pada abad ke-17 di wilayah barat laut India di sepanjang Jalan Sutra.

Sebelum menjadi bagian dari India utara pada 1791, Sikkim membantu mempertahankan Tibet terhadap serangan kerajaan Gorkha.

Sayang pasukan Sikkim berhasil ditangkap oleh dinasti Qing.

Pada 1890, Sikkim menjadi protektorat Inggris.

Setelah Inggris memberikan kemerdekaan India pada 1947, warga menolak gagasan Sikkim bergabung dengan negara India.

Pada 1975, perdana menteri India membujuk penduduknya untuk menghapus monarki dan mengakui Sikkim sebagai negara ke-22 Uni India.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved