Breaking News:

UMK PALI 2022 Sama Seperti Tahun Lalu, Migas dan Perkebunan Disamakan

pah Minimum Kabupaten (UMK) Tahun 2022 bagi pekerja yang bekerja di perusahaan beroperasi wilayah PALI sama seperti tahun lalu.

Penulis: Reigan Riangga | Editor: Refly Permana
SRIPOKU.COM/dok
Kepala Disnakertrans Kabupaten PALI, Usmandani. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Reigan

SRIPOKU.COM, PALI - Upah Minimum Kabupaten (UMK) Tahun 2022 bagi pekerja yang bekerja di perusahaan beroperasi wilayah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) besarannya tetap sama pada Tahun 2021 kemarin, alias tidak mengalami kenaikan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten PALI, Usmandani, mengatakan soal UMK PALI 2022 ini mengacu pada keputusan SK Gubernur Sumatera Selatan nomor: 746/KPTS/Dianakertrans/2021 tentang upah minimum Provinsi.

"Besarannya Rp 3.144.446,- artinya UMK PALI 2022 tidak naik. Kita mengacu pada Upah Minimum Provinsi (UMP) yang berdasarkan keputusan Gubernur," ungkap Usmandani, Senin (10/1/2022).

UMK tahun 2022 ini diakui Usmandani tidak ada perbedaan sektor karena telah dihapus. Jadi seluruh perusahaan yang bergerak diberbagai bidang UMK tetap sama. 

Dimana, menurut dia, kalau sebelumnya antara sektor Migas dan perkebunan ada perbedaan, namun di tahun ini dihapus. 

"Semua perusahaan sama dalam memberikan UMK kepada pekerjanya. Kalau ada yang tidak mematuhi aturan itu, kami siap menerima laporan dan memfasilitasi untuk melakukan mediasi antara pekerja dan pihak perusahaan," ujarnya.

Sementara untuk lowongan tenaga kerja (Loker) dari perusahaan yang dipajang pada pengumuman di kantor Disnakertrans, dikatakan Usmandani hingga memasuki pertengahan bulan Januari belum ada satu pun yang masuk. 

"Seluruh perusahaan wajib lapor untuk melakukan penerimaan pekerja atau karyawan baru dan saat ini surat edaran akan disebarkan ke seluruh perusahaan yang beroperasi di wilayah Bumi Serepat Serasan," katanya.

"Seharusnya meskipun edaran belum sampai, perusahaan yang butuh karyawan baru harus cepat lapor agar masyarakat mengetahui dan tidak ada prasangka masyarakat bahwa Loker dilakukan diam-diam," tandasnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved