Breaking News:

Berita Palembang

Lebih Ganas dari Covid-19 Biasa, Alasan Pasien Positif Omicron Harus Dikarantina 10 Hari di RS

Menurut ahli Mikrobiologi Sumsel, Yuwono aturan tentang untuk pasien positif Omicron dirawat selama 10 hari merupakan kebijakan teknis agar tak meluas

Penulis: Jati Purwanti | Editor: Odi Aria
SRIPOKU.COM/ZAINI
Suasana Wisma Atlet yang disediakan Pemprov.Sumsel untuk pasien Covid-19 menjalani isolasi di tower 7 dan 8 Wisma Atlet Jakabaring sport city Palembang, Senin (30/8/2021). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Ri mengeluarkan kebijakan yang mewajibkan pasien positif Omicron untuk menjalani karantina di rumah sakit (RS) selama 10 hari.

Menurut ahli Mikrobiologi Sumsel, Yuwono, aturan tentang untuk pasien positif Omicron dirawat selama 10 hari merupakan kebijakan teknis supaya tidak terjadi penularan yang lebih luas.

"Bukan kebijakan yang didasarkan pada patogenesis atau perjalanan atau beratnya penyakit.

 

Jadi, begini diduga bahwa Omicron lebih masif atau lebih kuat dalam menularkan," ujarnya saat dikonfirmasi pada Jumat (7/1/2022).

Yuwono menjelaskan, ada dua fakta yang tidak bisa dibantah mengenai varian baru tersebut.

Pertama, Omicron tidak lebih ganas dari varian sebelumnya.

 

Kedua, Omicron tidak menimbulkan gejala yang berat.

Ditambahkan Yuwono, kendati ada laporan di Australia dan Afrika tentang kematian akibat infeksi Omicron, tetapi hal itu terjadi pada pasien HIV.

Halaman
1234
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved