Breaking News:

Pasca Perbuatan Asusila Pemimpinnya Izin Ponpes Darul Ulum Dicabut Menteri Agama, Wali Santri Kecewa

Dampak dari perbuatan asusila pemimpinnya bernama MS (50), izin Pondok Pesantren Dalum Ulum dicabut Menteri Agama (Menag).

Penulis: Alan Nopriansyah | Editor: Refly Permana
sripoku.com/alan
Pondok Pesantren Darul Ulum di Desa Karet Jaya, Kecamatan Buay Pemaca, OKU Selatan, Rabu (5/1/2022). 

SRIPOKU.COM, MUARADUA - Dampak dari perbuatan asusila pemimpinnya bernama MS (50), izin Pondok Pesantren Dalum Ulum dicabut Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas.

Atas keputusan tersebut, sejumlah wali santri mengaku kecewa.

Pencabutan izin dibenarkan oleh oleh Kepala Kantor Kemenag OKU Selatan, Syarif SAg MPd, saat berkunjung ke Ponpes Darul Ulum, Rabu (5/1/2022).

Kendati demikian, Kakanmenag OKU Selatan yang sudah mendengarkan asiprasi wali santri dan tokoh masyarakat setempat akan menyampaikannya aspirasi kepada pusat.

"Kita sudah mendengarkan wali santri, tokoh agama, dan tokoh masyarakat, mereka menghendaki lembaga ini tetap ada.

Jadi, kita sifatnya hanya menyalurkan aspirasi dari pihak wali santri dan tokoh masyarakat nanti akan kita sampaikan," katanya.

Ponpes Darul Ulum, yang terletak di tengah Desa Karet Jaya, Kecamatan Buay Pemaca, sudah berdiri pada tahun 2004.

Terdata akhir tahun 2021, terdapat total 348 orang santri/santriwati yang mondok menuntut ilmu di Pondok Pesantren Darul Ulum.

Rinciannya, santri berjumlah 167 orang dan santriwati berjumlah 177 orang dari MI, MTS, dan MA.

MS sudah ditahan dan dijadikan tersangka oleh polisi.

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved