TransMusi Tak Beroperasi Lagi di Palembang, DPRD Sumsel: Padahal Masih Dibutuhkan Masyarakat

Dampak dari tidak beroperasinya lagi Bus TransMusi mulai 1Januari lalu, menyebabkan sekitar 60 driver dan pegawai kontrak di PHK oleh SP2J.

Editor: Refly Permana
sripoku.com/bima
Keberadaan bus TransMusi di Terminal Km 12 Palembang. 

Penulis: Arief

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Dampak dari tidak beroperasinya lagi Bus Rapid Transmusi (BRT) atau Bus TransMusi mulai 1Januari lalu, menyebabkan sekitar 60 driver dan pegawai kontrak di PHK oleh SP2J.

Akan keputusan tersebut, membuat 60 pegawai kontrak trans musi menjadi nganggur.

"Sangat disayangkan pegawai berstatus kontrak yang diberhentikan oleh SP2J,"kata Anggota DPRD Sumsel Syaiful Padli, Selasa (4/1/2022).

Syaiful menyarankan seharusnya baik Pemkot maupun SP2J mengambil langkah kongkrit, sehingga tidak ada pegawai kontrak dipecat karena tidak mendapatkan subsidi lagi dari pemerintah Palembang.

"Kondisi ini sudah lama, dan seharusnya SP2J dapat bekerjasama dengan perusahaan transportasi, sehingga trans musi dapat beroperasi lagi," jelas politisi PKS ini.

Dengan kondisi ini, maka masyarakat yang dirugikan karena TransMusi sangat dibutuhkan oleh masyarakat yang selama ini.

Menggunakan transportasi ini sebagai penunjang aktifitas.

"Harus diambil kebijakan yang mengutamakan TransMusi sehingga dapat beroperasi kembali,"ujarnya.

Sebelumnya, Walikota Palembang Harnojoyo akhirnya angkat bicara terkait setopnya operasional Bus Transmusi yang dikelola PT SP2J per tanggal 1 Januari kemarin.

Ia menjelaskan saat ini, di Kota Palembang ada dua yang operasional yakni Trans Musi yang dikelola PT SP2J dan Teman Bus yang dikelola oleh PT TMPJ yang disubsidi langsung oleh Kementrian.

"Ke depan kita ada rencana untuk menyatukan Trans Musi disatukan ke TMPJ. Sekarang sedang dalam proses administrasi dan ini sudah kita bicarakan ke Kementrian dan mereka juga sudah disetujui termasuk juga oplet-oplet juga akan ditambah," ungkapnya, Selasa (4/1/2022) di Rumah Dinas Walikota Palembang.

Lanjut dia, saat ini ada empat koridor Trans Musi akan diserahkan ke Kementrian pusat sehingga pelayanan kepada masyarakat bisa berjalan baik.

"Hingga saat ini kan masih kita subsidi namun kita berencana menyatukan ke TMPJ yang sedang kita bicarakan," ungkap dia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Sumsel
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved