Daftar Anggota Program Perdagangan Bebas Bea Setelah Mali Ethiopia & Guinea Dikeluarkan AS

African Growth Opportunity Act (AGOA) merupakan bentuk kerja sama ekspor-impor untuk negara-negara Afrika yang bersifat bebas pajak sejak tahun 2000.

Penulis: Jati Purwanti | Editor: Refly Permana
AFP/ALEX EDELMAN
Presiden terpilih Amerika Serikat Joe Biden(AFP/ALEX EDELMAN) 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Amerika Serikat (AS) mengeluarkan tiga negara di Afrika dari program Perdagangan Bebas Bea.

Adapun tiga negara yang tak lagi menjadi negara dalam program tersebut yaitu Mali, Ethiopia dan Guinea.

Ketiga negara tersebut didepak dari program itu karena dugaan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) dan masalah politik di negaranya.

Dilansir dari Al Jazeera, Perwakilan Dagang AS (USTR) pada Sabtu (1/1/2022) pekan lalu memastikan, telah menghapus nama ketiga negara tersebut dari Undang-Undang Pertumbuhan dan Peluang Afrika (AGOA).

USTR menilai, kebijakan yang diambil oleh masing-masing pemerintah ketiga negara itu melanggar Statuta AGOA.

"AS sangat prihatin dengan pelanggaran HAM berat, yang diakui secara internasional, yang dilakukan oleh Pemerintah Ethiopia, serta oleh perubahan inkonstitusional dalam pemerintahan di Guinea dan Mali," ungkap USTR dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari Kontan, Selasa (4/1/2022).

Dicoretnya Ethiopia dari perjanjian tersebut memupus harapan negara itu yang sedang bersiap untuk menjadi pusat manufaktur ringan untuk beberapa merek fashion global.

Hal ini juga akan menambah tekanan ekonomi yang sudah sangat berat akibat pandemi Covid-19 dan inflasi yang tinggi.

Sejarah berdirinya AGOA

AGOA atau African Growth Opportunity Act merupakan bentuk kerja sama ekspor-impor untuk negara-negara Afrika yang bersifat bebas pajak.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved