Breaking News:

Mimbar Jumat

Ketika Syariat Memuliakan Seorang Ibu

Jika mengesakan Allah SWT menjadi kunci pertama meraih surga, maka keridhaan orangtua merupakan kunci yang kedua.

Editor: Bejoroy
SRIPOKU.COM/Istimewa
DR. Hj. Uswatun Hasanah, M.Ag. Sekretaris Program Dokror dan Dosen Fakultas Ushuluddin UIN Raden Fatah 

Oleh: Dr. Hj. Uswatun Hasanah, M.Ag
Sekretaris Program Dokror dan Dosen Fakultas Ushuluddin UIN Raden Fatah Palembang

SRIPOKU.COM -- Tiga Derajat Lebih Utama
Meskipun tidak semua manusia adalah seorang ibu, tetapi pastinya setiap manusia lahir dari seorang ibu.

Dalam banyak ayat, perintah untuk berbakti kepada ibu dan bapak mengiringi perintah untuk taat kepada Allah SWT.

Hal ini dikarenakan orangtua merupakan sebab dzahir keberadaan manusia di bumi.

Jika mengesakan Allah SWT menjadi kunci pertama meraih surga, maka keridhaan orangtua merupakan kunci yang kedua.

Allah berfirman: Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu tidak menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya… (Q.S.al-Isra’ (17): 23).

Apabila diperhatikan ayat tentang perintah berbuat baik pada kedua orangtua, penyebutan kata ibu mendahului kata bapak.

Seolah memberikan isyarat jika ibu lebih utama daripada seorang bapak.

Bahkan di dalam sebuah riwayat dijelaskan ibu memiliki tiga derajat utama dibandingkan seorang bapak. Wahai Rasulullah, siapakah yang harus saya perlakukan dengan baik? Rasul menjawab, “Ibumu.” Lelaki tersebut bertanya lagi”kemudian siapa?” Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Ibumu.” Lelaki itu bertanya lagi” Kemudian siapa?” Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Bapakmu.” (H.R al-Bukhari, 5971).

Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sripokutv di bawah ini:

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved