Berita Religi

Pahalanya Hilang Seketika, Ternyata Perbuatan yang Sering Dilakukan Ini Termasuk Dosa Syirik Ringan

Terdapat perbuatan syirik yang ketika melakukannya tidak mendapat dosa besar, hanya akan menghilangkan pahala yaitu syirik ringan.

Penulis: Tria Agustina | Editor: Yandi Triansyah
Tangkap layar YouTube Adi Hidayat Official
Ustaz Adi Hidayat 

SRIPOKU.COM - Apakan perbuatan yang sering dilakukan tanpa disadari ternyata menjadi dosa syirik ringan? Berikut ini penjelasan Ustaz Adi Hidayat.

Syirik merupakan perbuatan yang dilarang dalam Islam.

Bahkan orang yang melakukan syirik akan mendapatkan dosa besar.

Tentu saja ketika orang yang melakukan syirik tidak bertaubat, maka orang tersebut akan mendapat siksaan yang amat pedih di dalam neraka.

Akan tetapi syirik yang dilakukan oleh seseorang tidak selamanya dosa besar, ternyata ada perbuatan syirik ringan yang kerap sekali dilakukan oleh seseorang.

Syirik merupakan perbuatan menyekutukan Allah, dan orang yang melakukan perbuatan ini mendapat ancaman neraka.

Terdapat perbuatan syirik yang ketika melakukannya tidak mendapat dosa besar, hanya akan menghilangkan pahala yaitu syirik ringan.

Perbuatan dosa syirik ringan pada dasarnya tidak ada ancaman langsung akan masuk neraka.

Namun, ternyata perbuatan ini sering dilakukan tanpa disadari dalam kehidupan terutama beribadah.

Lantas, perbuatan apakah yang dimaksud?

Berikut ini penjelasan Ustaz Adi Hidayat yang dibagikan melalui kanal YouTube Pemuda Hijrah.

Baca juga: AWAS Jika Lakukan Hal Ini Membuat Allah Murka, Diganjar Dosa Besar Bahkan Siksaan Berkali-kali Lipat

Terkait dosa syirik ringan ini, Ustaz Adi Hidayat menyampaikan terkait perbuatan yang tanpa disadari sering dilakukan tersebut.

Perbuatan syirik ringan tersebut ketika dilakukan tidak mendapat dosa besar, melainkan hanya akan menghilangkan pahala.

Perbuatan dosa syirik ringan pada dasarnya tidak ada ancaman langsung akan masuk neraka.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved