Breaking News:

Wawancara Imajiner dengan Tuan Beruang. Menggugat Nasionalisme Anak Bangsa

Aku memulai diskusi kami dengan mengusung berita tentang penangkapan sebuah kapal yang akan membuang limbahnya di perairan kita.

Editor: Bejoroy
SRIPOKU.COM /Istimewa
H. Yuen Karnova SE.ME / Pengamat sosial Kemasyarakatan 

Oleh : H. Yuen Karnova SE.ME
Pengamat sosial Kemasyarakatan

Sama seperti sebelumnya, wawancara kali inipun tidak dapat menyembunyikan ketegangan diantara kami.

Setiap kali saya datang untuk sebuah wawancara, sebetulnyalah dia juga sedang berusaha mengasah kemampuannya untuk menundukkan aku, seorang wartawan yang mungkin di-anggapnya terlalu rewel.

Aku memulai diskusi kami dengan mengusung berita tentang penangkapan sebuah kapal yang akan membuang limbahnya di perairan kita.

Hal itulah yang aku tanyakan mengawali wawancara pagi ini :

“Begini Tuan. Hari ini kita mendengar berita dari salah satu stasiun TV swasta nasional ten-tang ditangkapnya sebuah kapal tanker berbendera negara asing yang kedapatan membawa limbah tanpa dokumen yang sah. Limbah itu diduga akan dibuang di perairan negeri ini. Apa tanggapan Tuan ?” tanyaku dengan bersemangat.

Aku berharap semoga wawancara kali ini tidak membuat aku terpojok.

“Prinsip bisnis dimana-mana pasti sama, yaitu menghasilkan sesuatu dengan biaya serendah mungkin untuk mendapatkan keuntungan sebesar mungkin.

Banyak cara yang harus kami lakukan, mulai dari menciptakan inovasi, mengembangkan teknologi, penentuan lokasi bisnis yang menguntungkan, melakukan penghematan dengan ketat, dan lain-lain.

Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sripokutv di bawah ini:

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved