Penyandang Disabilitas di Prabumulih Digaji Rp 250 Ribu Tiap Bulan, Ridho Yahya Beberkan Tujuannya

Pemerintah kota Prabumulih dibawah kepemimpinan Ridho Yahya tidak henti-henti peduli dengan masyarakat kurang mampu kali ini kalangan disabilitas

Editor: adi kurniawan
Tribunsumsel/Edison
Walikota Prabumulih Ridho Yahya memplopori penyandang disabilitas dapat gaji di Kota Prabumulih 

SRIPOKU.COM, PRABUMULIH - Pemerintah kota Prabumulih dibawah kepemimpinan Ir H Ridho Yahya MM dan H Ardiansyah Fikri SH tidak henti-henti peduli dengan masyarakat kurang mampu di kota Prabumulih.

Jika selama ini marbot, pemandi jenazah, RT RW, guru ngaji dan belasan lainnya mendapat insentif tiap bulan, kali ini Ridho Yahya memberi gaji tiap bulan kepada sebanyak seKitar 170 orang penyandang disabilitas di kota Prabumulih.

Tak main-main, tiap penyandang disabilitas dapat gaji sebesar Rp 250 ribu dari pemerintah kota Prabumulih.

"Jadi semua yang lilaihi taala terhadap masyarakat mendapat perhatian dari pemerintah kota Prabumulih, kalau selama ini ada 14 item masyarakat mendapat insentif mulai dari marbot, linmas, pemandi jenazah, penggali kubur dan lainnya, sekarang kita tambah lafi satu item yakni para disabilitas," ungkap Ridho ketika diwawancarai, Kamis (16/12/2021).

Ridho mengatakan, artinya seluruh penyandang disabelitas dapat gaji ini tujuannya agar tidak menjadi pengemis dan pemberian dilakukan sejak setahun lalu.

"Kita berikan sejak tahun lalu namun kemarin dirapel, jadi untuk mereka tiap bulan Rp 250 ribu nanti bisa dibayar tiap bulan atau dirapel tiga bulan sekali," kata ayah dr Murwani Emasrissa Latifah ini.

Lebih lanjut Ridho mengatakan, dirinya tidak mau membeda-bedakan penyandang disabIlitas dengan masyarakat yang memiliki fisik sempurna dan untuk tahun ini pembagian nanti akan disamakan dengan penerima lainnya.

"Tidak ada dibedakan, harapan kita juga mereka tidak membebani orang tua karena tidak bisa berusaha."

"Kasian orang tua, makanya beban meraka ditanggung pemerintah dan akan kita gaji tiap bulan semoga dapat meringankan beban orang tua mereka," harap Ridho.

Bapak tiga anak ini mengaku sangat kagum dan bangga dengan warga miskin dan juga penyandang disabilitas yang ada di Kota Prabumulih.

Meskipun hidup dalam keadaan serba kekurangan baik dari segi ekonomi maupun kekurangan dalam hal fisik tubuh dan fisik mental alias disabilitas tapi tetap sabar dalam menjalani kehidupan.

"Walaupun mereka serba kekurangan, mohon maaf ya baik kaki tangan dan lain sebagai nya tetapi mereka tetap sabar dan semangat bahkan ada yang menjadi juara pada Pepaprov (pekan paralympic provinsi) beberapa waktu lalu itu suatu kebanggan bagi saya," lanjutnya.

Tidak hanya itu, Ridho mengaku para penuandang disabelitas yang merupakan suami istri dan tinggal mengontrak maka akan disiapkan rumah oleh Pemkot Prabumulih.

"Seperti para penyapu jalan akan kita siapkan juga mereka, tukang becak, pemulung dan lainnya yang mereka bertahun bekerja namun tetap ngontrak akan kita perhatikan untuk diberikan rumah."

"Kalau sudah berusaha belasan tahun namun masih miskin dan ngontrak akan kita perhatikan, yang tidak kita pikirkan itu miskin tapi malas tapi kalau rajin bekerja kita perhatikan," tambahnya. (TS/Eds)

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved