Breaking News:

Menko Airlangga: Pertumbuhan Ekonomi Kedepan Sangat Bergantung Pengendalian Pandemi

Ke depan, pertumbuhan akan sangat bergantung pada pengendalian pandemi, respon kebijakan ekonomi yang tepat, serta penciptaan lapangan kerja

Editor: adi kurniawan
SRIPOKU.COM/staf menko ekonomi
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Dr Ir H Airlangga Hartarto MMT MBA IPU dalam acara “Penganugerahan Indi 4.0 Award Tahun 2021 dan Conference Industry 4.0", secara virtual di Jakarta, Kamis (2/12/2021) kemarin. 

SRIPOKU.COM, JAKARTA -- Keberhasilan dalam mengendalikan pandemi di Triwulan III-2021 telah membuat ekonomi tetap tumbuh positif sebesar 3,51% (yoy).

Optimisme terhadap peningkatan perekonomian juga didukung baik dari sisi demand maupun supply. Pada sisi demand, Konsumsi Rumah Tangga dan PMTB menjadi kontributor utama dan terus terjaga pada pertumbuhan yang positif.

Hal serupa terjadi pada sisi supply, di mana berbagai sektor tumbuh positif dan memiliki resiliensi baik di tengah pandemi Covid-19.

Dengan terkendalinya kondisi pandemi, khususnya di Indonesia, hal ini meningkatkan kepercayaan diri masyarakat yang akhirnya lebih sering bermobilitas kembali untuk kegiatan sehari-harinya.

Upaya pengendalian pandemi yang efektif berhasil membuat peningkatan mobilitas ini tidak diikuti dengan peningkatan kasus.

“Namun, kita tetap perlu mengantisipasi potensi lonjakan ke depan yang akan terjadi pada Natal dan Tahun Baru. Oleh karena itu, keseimbangan antara ‘Rem dan Gas’ akan terus dijaga agar momentum pemulihan ekonomi tidak terganggu,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Tempo Economic Briefing 2022 bertema “Hadapi Bersama Perubahan Iklim dan Strategi Ekonomi Hijau” secara virtual di Jakarta, Selasa (14/12).

Berbagai indikator utama menunjukkan perbaikan di awal Triwulan IV-2021. Aktivitas manufaktur telah kembali ke level ekspansif.

Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) juga menunjukkan perbaikan yang signifikan hingga ke level optimis, yakni 118,5.

“Sejalan dengan konsistensi penurunan kasus harian Covid-19 yang diiringi dengan pelonggaran PPKM di berbagai daerah, indikator lainnya diperkirakan juga akan mulai kembali menguat di Triwulan IV-2021,” imbuh Menko Airlangga.

Perbaikan ini juga didukung dari sektor eksternal yaitu Neraca Pembayaran Indonesia menunjukkan resiliensi cukup baik dengan surplus sebesar US$10,7 miliar pada Triwulan III-2021.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved