Breaking News:

Pendaftaran Vaksinasi Secara Online Sangat Membantu Masyarakat, Mudahkan Jangkau Lokasi Vaksin

Hal itu dilakukannya untuk mempersingkat waktu di lokasi vaksinasi karena vaksinasi digelar di hari kerja dan dia harus izin dari tempatnya bekerja.

Penulis: Jati Purwanti | Editor: Welly Hadinata
Tribun Sumsel/Agung Dwipayana
Kegiatan vaksinasi pelajar dan jemaah pengajian di Masjid Walimah Tanjung Batu, Ogan Ilir, beberapa waktu lalu 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG — Program vaksinasi Covid-19 digencarkan oleh pemerintah demi membentuk kekebalan kelompok (herd immunity) di masa pandemi.

Pelaksanaan vaksinasi pun digelar di berbagai layanan kesehatan, sentra vaksinasi hingga pusat keramaian seperti gedung perkantoran, universitas hingga mal.

Pendaftaran vaksinasi dilakukan melalui sistem online lewat situs vaksinasionline.com untuk memudahkan proses vaksinasi, selain meminimalisasi antrean yang panjang berpotensi menyebabkan kerumunan masyarakat.

Yonada Selvia, karyawan swasta di Palembang, memanfaatkan layanan pendaftaran vaksinasi secara online. Hal itu dilakukannya untuk mempersingkat waktu di lokasi vaksinasi karena vaksinasi digelar di hari kerja dan dia harus izin dari tempatnya bekerja.

"Saya disarankan datang sesuai jadwal yang ditentukan saat mendaftar. Jadi, lebih cepat selesai dan tidak lama menunggu," ujar Yonada, Rabu (15/12/2021).

Perempuan 24 tahun ini pun mengajak serta anggota keluarganya untuk mendaftar lewat pendaftaran secara daring.

Terlebih, dengan layanan tersebut bisa memilih lokasi vaksinasi terdekat dari tempat tinggalnya.

"Sebenarnya banyak dapat info vaksin tapi jauh. Belum lagi daftarnya di tempat sehingga memutuskan mencari yang lokasinya lebih dekat dari rumah saja," kata dia.

Kepala Dinas Kesehatan Sumsel, Lesty Nurainy, menjelaskan hingga kini program vaksinasi terus digencarkan dengan menggandeng berbagai institusi pemerintah, swasta maupun dengan mekanisme vaksin gotong royong.

"Kami imbau warga yang belum vaksin untuk segera mendaftar karena selain protokol kesehatan yang ketat, kekebalan tubuh bisa didapat dari vaksinasi," jelasnya.

Secara keseluruhan, hingga 14 Desember capaian vaksinasi di Sumsel sebesar 61,63 persen untuk dosis pertama dan 36,88 untuk dosis kedua.

Adapun daerah yang memiliki capaian vaksinasi tertinggi di Sumsel yaitu kota Prabumulih dengan 82,08 persen untuk dosis satu dan 59,57 persen pada dosis berikutnya.

Sementara itu, daerah dengan cakupan vaksinasi terendah yakni Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS) yang baru mencapai 37,87 persen untuk dosis pertama dan 15,49 persen pada dosis selanjutnya.

"Kami mengimbau setiap kabupaten dan kota di Sumsel untuk mempercepat vaksinasi terutama untuk daerah yang cakupannya masih rendah. Ini upaya kita agar pandemi cepat berakhir," ujar Lesty.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved