Berita Sriwijaya FC

Termasuk Waktu Alasan Suporter Sriwijaya FC Tolak Datang Laga Perempat Final Liga 2 Indonesia

Kelompok tiga suporter Sriwijaya FC nolak untuk hadir di Stadion Pakansari Bogor untuk mendampingi Sriwijaya FC di laga delapan besar Liga 2 Indonesia

Penulis: Abdul Hafiz | Editor: adi kurniawan
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Manajer Tim Sriwijaya FC, Hendriansyah ST MSi (ketiga dari kiri) bersama koordinator tiga kelompok suporter di kantor sekretariat di Komplek Palembang Square, Sabtu (2/10/2021). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz


SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Qusoi SH sebagai Capo Tifoso Ultras Palembang mewakili kelompok suporter Sriwijaya FC menanggapi undangan PT Liga Indonesia Baru untuk menyaksikan laga pertandingan babak delapan besar Liga 2 Indonesia, Senin (13/12/2021). 


"Kami kelompok tiga suporter Sriwijaya FC terkhusus Ultras Palembang telah bersepakat dengan sahabat kami. Dengan Singa Mania yang diwakili Dulur Yayan Hariansyah dan S-MAN Pakwo Edi Ismail," ungkap Qusoi. 


Intinya kata Qusoi, mereka bukan menolak untuk hadir di Stadion Pakansari Bogor untuk mendampingi Sriwijaya FC di laga delapan besar.

Kelompok suporter Sriwijaya FC menghargai itikad baik PT LIB untuk menghadirkan para suporter menyaksikan langsung ke stadion.


"Kenapa kami agak keberatan untuk hadir di Pakansari Bogor, dikarenakan waktunya sangat mepet."

"Karena pertandingan Sriwijaya FC di laga delapan besar, itu dimulai tanggal 15 sampai tanggal 22 Desember di tiga pertandingan, otomatis amunisi dalam hal perbekalan teman-teman untuk nginap," bebernya. 


Terus masalah kuota dari 100 suporter yang hadir di Bogor di delapan besar itu harus berbagi tiga kelompok suporter artinya dibatasi 33 orang setiap kelompok suporter.


Qusoi menyebut mereka sudah memperhitungkan masak-masak apabila mereka hadir 100 orang dengan tiga bendera berbeda, otomatis kurang greget di stadion tersebut.

Mereka tahu bagaimana Stadion Pakansari Bogor stadion yang bagus dihadiri segelintir penonton seribu penonton itupun masih kurang greget. 


"Jadi kami putuskan  untuk mendukung Sriwijaya FC di kota kami sendiri, karena tidak memungkinkan langsung ke Bogor dikarenakan waktu yang mepet misal teman-teman yang kerja. Misalnya kalau seminggu yang lalu dikabarkan, teman-teman bisa mengambil cuti atau mengumpulkan amunisi untuk berangkat," kata Qusoi. 


Selain berterimakasih, ia berharap ke depan PT LIB dan PSSI serta Kemenpora untuk memberikan seluas-luasnya peluang Liga 1 seperti laga-laga di Eropa tetap ada penonton. 


Teman-teman suporter agak keberatan juga dikarenakan melewati vaksin dua kali. Rata-rata suporter Palembang baru satu kali, dan dalam waktu yang mepet ini tidak mungkin divaksin kedua kali serta masuk stadion kita harus swab antigen di sana. 


Jadi para suporter Palembang berkomitmen bukan tidak mau mendampingi Sriwijaya FC secara langsung, tetapi kendala-kendala yang mereka hadapi terutama di waktu yang sangat mepet dan amunisi yang harus kami kumpulkan itu tidak memungkinkan kami hadir langsung di Pakansari Bogor. 

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved