Berita Muaraenim

PEMUDA Asal Desa Ujanmas Ini Dapat Beasiswa S2 di Saudi Arabia, Belajar Minyak Bumi, Ini Sosoknya!

anak pasangan Khoiri dan Yunis Abida ini, berhasil terpilih mendapatkan beasiswa S2 di King Fahd University of Petroleum & Minerals (KFUPM) Saudi Arab

Penulis: Ardani Zuhri | Editor: Welly Hadinata
Kolase/SRIPOKU.COM
Dandy Alvayed 

Laporan wartawan Sripoku.com, Ardani Zuhri

SRIPOKU.COM, MUARA ENIM - Seorang pemuda dari Desa Ujanmas Baru, Kecamatan Ujanmas, Kabupaten Muara Enim bernama Dandy Alvayed (22) benar-benar beruntung dan berasa seperti mimpi.

Pasalnya, anak dari pasangan Khoiri dan Yunis Abida ini, berhasil terpilih mendapatkan beasiswa S2 di King Fahd University of Petroleum & Minerals (KFUPM) Saudi Arabia.

Alumni Universitas Pertamina Jakarta dengan IPK dengan predikat pujian yakni 3,71 ini, merupakan anak yang cukup berprestasi dan cerdas. Sebab dirinya bisa masuk ke Teknik Perminyakan di Universitas Pertamina juga melalui beasiswa Prestasi ketika ia menamatkan diri di SMA Negeri Sumatera Selatan.

Dengan modal kemampuan berbahasa Inggris dan dorongan dari dosen pembimbing Skripsinya, ia pun memberanikan diri mengunjungi situs resmi dari King Fahd University yang akhirnya ia dihubungi oleh pihak kampus untuk mengikuti seleksi beasiswa King Fahd University of Petroleum and Minerals Scholarship sehingga lulus dan diterima.

"Saya sangat bangga bisa menjadi bagian dari Universitas Pertamina Jakarta karena salah satu hal yang paling menyenangkan sekaligus melelahkan serta memberikan pengalaman hidup bagi saya hingga bisa melanjutkan S2 di King Fahd University. Dan disinilah juga saya dituntut untuk kuat belajar lebih banyak tentang minyak bumi," terang pemuda yang lahir di Desa Ujanmas Baru, 12 Februari 1999 ini.

Dikatakan Dandy, bahwa impian dan cita-citanya adalah ingin memenuhi ketahanan energi Indonesia sangat menginspirasi dan menguatkan dirinya untuk mempelajari minyak bumi hingga  kelak adalah perpaduan dari inti keilmuan dengan kesejahteraan rakyat dapat tersatukan.

Kemudian, ia menceritakan bahwa ia sempat terkejut atas diterimanya dirinya menjadi salah satu bagian dari King Fahd University. Karena hal itu tak pernah terbayangkan olehnya hingga bisa belajar di negeri orang lain dengan kemampuan ekonomi orang tua yang terbatas.

"Saya ucapkan syukur kepada Allah Swt. Alhamdulillah, doa saya untuk melanjutkan pendidikan di
negara impian telah diberikan di mana kesempatan untuk belajar ini juga dengan Program Beasiswa Penuh. Saya berharap dengan ilmu yang ia dapat kelak akan mampu meningkatkan kebangkitan energi di Indonesia," ujarnya.

Harapan terbesar dirinya, adalah dapat memberikan yang terbaik akan kebangkitan energi di negeri kita ini. Hingga kelak dari ilmu yang ia dapatkan akan mampu menguatkan serta membangkitkan produktivitas energi perminyakan di bumi Pertiwi kita guna membawa kesejahteraan rakyat.

Dan ia mengajak remaja dan anak-anak untuk terus bermimpi dan terus bermimpi untuk meraih pendidikan layak meskipun dengan keterbatasan yang dimiliki.

Contohnya dirinya, dalam kondisi keterbatasan yang dimiliki, tidak terbayangkan akan bisa sekolah terus dengan beasiswa yang di dapatnya sejak bersekolah hingga sampai saat ini menjalani pendidikan S2 di King Fahd University.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved