Liga Champions

Xavi Marah & Malu Gagal Bawa Bacelona Lolos ke Fase 16 Besar Champions , Akui Skuadnya tak Kompeten

"Kami tak kompeten. Saya katakan kepada para pemain hari ini adalah era baru, sebuah titik balik," kata Xavi.

Editor: Odi Aria
screenshot/fcbarcelona.com/miguel ruiz
Xavi Hernandez saat diperkenalkan menjadi pelatih Barcelona. Bersama Presiden Barcelona, Joan Gaspar, legenda Barcelona ini berkeliling Stadion Camp Nou. 


SRIPOKU.COM- Kegagalan Barcelona lolos ke fase 16 besar Liga Champions 2021-2022, membuat Xavi Hernandez merasa marah dan malu besar.


Dalam laga yang digelar di Allianz Arena itu, Barcelona kalah segalanya dari tuan rumah, baik dari gol, penguasaan bola ataupun peluang.

Dengan hasil itu, Barcelona dipastikan gagal melaju ke fase 16 besar Liga Champions usai kalah 0-3 dari Bayern Muenchen dalam matchday 6 grup E, Rabu (8/12/2021) atau Kamis dini hari WIB.

 

Barcelona hanya finis di peringkat 3 grup E, di bawah Bayern Muenchen dan Benfica.

Hasil ini memastikan Barcelona akan berkompetisi di Liga Europa musim 2021-2022.

 


Pasca-laga, Xavi Hernandez memberikan komentarnya terkait timnya yang akan berkompetisi di kompetisi kasta kedua Eropa itu.

Mantan pelatih Al-Sadd meminta pemainnya menyadari realita bahwa Barcelona akan bermain di Liga Europa.

"Kami tak kompeten. Saya katakan kepada para pemain hari ini adalah era baru, sebuah titik balik," kata Xavi dilansir BolaSport.com dari Mundo Deportivo.

"Kami tak bisa berada di sini (Liga Europa). Saya marah karena ini realitanya, dan membuat saya malu," tambahnya.

Xavi berjanji bakal membuat Barcelona kembali lagi ke tempat seharusnya, yakni Liga Champions.

Meski begitu, Barcelona tetap menargetkan juara di Liga Europa.

"Saya merasa bertanggung jawab. Liga Europa? Kami harus memenanginya, menang di setiap laga dan mendapat titel," ujar Xavi.

Halaman
12
Sumber: BolaSport.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved