Berita Musirawas

Bansos untuk Warga Musi Rawas yang Belum Divaksin Bakal Ditunda, Termasuk Urusan Administrasi

Terkait dengan capaian vaksin di Musi Rawas per tanggal 9 Desember 2021 telah mencapai untuk dosis pertama sebesar 55,45 persen dan dosis I lansia 46,

Penulis: Ahmad Farozi | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/AHMAD FAROZI
Sekretaris Dinas Kesehatan Musi Rawas, Muhammad Nizar 

SRIPOKU.COM, MUSIRAWAS - Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Musi Rawas, Muhammad Nizar mengatakan, dalam upaya meningkatkan capaian vaksinasi secara optimal, bupati menegaskan bahwa dilakukan dengan tiga cara secara serentak di setiap unit pelayanan vaksinasi.

Cara tersebut berupa pusat pelayanan kesehatan baik di pemerintah maupun swasta yang telah divisitasi oleh tim dinkes/satgas covid-19 dengan memberikan pelayanan secara statis di pusat unit pelayanan kesehatan (Puskesmas maupun di Klinik).


Selanjutnya meningkatkan pelayanan ke setiap desa dengan melakukan kunjungan atau door to door serta melakukan pelayanan di setiap acara sosial/perekoniomian dan kemasyarakatan.


Adapun langkah strategis yang diinstruksikan Bupati Musi Rawas, kata Muhammad Nizar, dalam pelaksanaan vaksinasi ini camat diminta untuk menjadi koordinator dilapangan.

Mencakupi tahapan perencanaan, pelaksanaan dan penggerakan massa maupun tim vaksinator agar dapat dikeroyok secara bersama-sama oleh semua stakeholder yang ada di setiap kecamatan/desa/keluarahan sesuai dengan kearifan lokal.

Selanjutnya memastikan pencatatan seluruh masyarakat sebagai sasaran vaksinasi usia 12 tahun ke atas mulai dari RT/RW maupun dusun/kampung/rompok yang pelaksanaannya disesuaikan dengan aktivitas disetiap desa/kelurahan.

Falam pelaksanaannya, bupati meminta agar camat berkordinasi dengan Forkopimka (Tripika) untuk bersinergis mengoptimalisasi peningkatan capaian vaksinasi, untuk mengejar target akhir tahun ini realisasi vaksinasi di Musi Rawas telah mencapai lebih dari 70 persen.

"Strategi lain, diminta agar camat menunda pemberian bantuan sosial bagi masyarakat yang berhak menerimanya tetapi belum divaksin minimal dosis pertama yang dibuktikan dengan sertifikat atau kartu vaksin, termasuk urusan administrasi pemerintahan," kata Muhammar Nizar, Jumat (10/12/2021).

Dilanjutkan, bupati juga meminta agar kesinergisan ini menjadi perhatian semua pihak. Terutama dalam proses pengentrian data dalam aplikasi p-care yang menjadi kendala utama adalah kepemilikan NIK dan sinyal/jaringan internet. Karena itu, diminta kepada OPD terkait agar lebih aktif dan proaktif.

"Bupati juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Musi Rawas segeralah untuk divaksin dengan baik dan tuntas. Karena saat ini, Pandemi covid 19 belum berakhir jadi tetap dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan dan vaksin yang ada saat ini adalah vaksin yang terbaik," ujarnya.

"Terkait dengan capaian vaksin di Musi Rawas per tanggal 9 Desember 2021 telah mencapai untuk dosis pertama sebesar 55,45 persen dan dosis I lansia 46,08 persen," ujarnya.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved