Breaking News:

Pakar Hukum Ikut Buka Suara Soal Pelecehan Mahasiswi Oleh Oknum Dosen Unsri

Awal bulan Desember 2021, masyarakat dihebohkan dengan kabar berita terkait peecehan seksual oleh oknum dosen pada mahasiswinya.

Editor: adi kurniawan
tribunsumsel.com/agung
Korban dugaan pelecehan berinisial DR dihadirkan pada olah TKP di gedung Laboratorium Pendidikan Sejarah FKIP Unsri Indralaya, Rabu (1/12/2021).  

Laporan Wartawan Sripoku.com, Chairul Nisyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Awal bulan Desember 2021, masyarakat dihebohkan dengan berita  pelecehan seksual oleh oknum dosen pada mahasiswinya.

Mirisnya lagi hal tersebut terjadi di ruang lingkup belajar mengajar di salah satu Universitas Negeri Palembang.

Dari kabar yang beredar, disebutkan jika korban pelecehan seksual terjadi pada seorang mahasiswi yang hendak meminta tanda tangan dosennya.

Menanggapi hal tersebut, Pakar Hukum Dr Azwar Agus SH MHum, yang juga rektor Universitas Taman Siswa Palembang, itu mengatakan peristiwa tersebut terjadi karena adanya peluang dan kesempatan.

Azwar Agus mengibaratkan korban dari aksi pelecehan seksual seperti gunung es.

Kata pria yang akrab di sapa AA ini, tidak semua korban pelecehan seksual mau melaporkan pada pihak lain terkait apa yang dialaminya.

Hal itu dikarenakan adanya rasa ketakutan, rasa malu serta beberapa tekanan dari pelaku asusila itu sendiri.

"Yang namanya tindak pidana termasuk pelecehan seksual, sudah pasti karena adanya peluang dan kesempatan yang memicu potensi terjadinya," ujar Azwar Agus diwawancarai melalui sambungan telepon, Minggu (5/12/2021).

Dalam kasus pelecehan seksual, artinya ada potensi dan kesempatan, baik itu dari pihak korban  atau dari pihak pelaku.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved