Breaking News:

Berita Religi

Haruskah Sebut Ayahnya Saat Aqiqah Anak di Luar Nikah? Ini Kata Buya Yahya 'Kenapa harus dipaksain'

Aqiqah termasuk salah satu ibadah yang dianjurkan dalam Islam sebagai bentuk syukur atas kelahiran anak. Bagaimana jika anak itu hasil di luar nikah?

Penulis: Tria Agustina | Editor: Yandi Triansyah
Tangkap layar YouTube Al-Bahjah TV
Buya Yahya 

SRIPOKU.COM - Haruskah menyebut ayahnya saat aqiqah anak di luar nikah? Begini penjelasan Buya Yahya.

Aqiqah merupakan salah satu bentuk rasa syukur yang dilakukan oleh umat muslim saat menyambut kelahiran anak.

Dalam Islam, aqiqah dilakukan dengan cara menyembelih hewan sesuai dengan jenis kelaminnya.

Untuk anak laki-laki, hewan aqiqah yang disembelih adalah dua ekor kambing atau domba.

Sedangkan untuk anak perempuan hanya butuh satu ekor kambing atau domba untuk disembelih.

Akan tetapi jika untuk anak laki-laki tidak mampu untuk menyembelih dua ekor, maka seekor juga boleh.

Menurut istilah, aqiqah adalah proses kegiatan menyembelih hewan ternak pada hari ketujuh setelah bayi dilahirkan.

Lantas, bagaimana cara mengaqiqahi anak di luar nikah?

Berikut ini penjelasan Buya Yahya yang dibagikan melalui kanal YouTube Al-Bahjah TV.

Baca juga: Benarkah Anak yang Tidak Diaqiqah Maka Orang Tua tak Dapat Syafaat Kelak? Ini Penjelasan Buya Yahya

Terkait aqiqah anak di luar nikah ini berangkat dari pertanyaan berikut ini:

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved