Breaking News:

Berita Palembang

Ditawar Pembeli Rp 3 M, Pria di Palembang Ini Enggan Jual Bonsai Miliknya, 'Masih Sayang'

Meski mahal kadang tetap ada saja yang mau membelinya karena memang seni itu tidak bisa diukur dengan harga.

Editor: Odi Aria
Tribunsumsel.com/Hartati
Ketua Umum Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI), Erwin Lismar memperlihatkan koleksi bonsai yang ada di rumahnya, Kamis (2/11/2021). 

Penulis : Hartati

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Ketua Umum Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI), Erwin Lismar ingin agar kemampuan merangkai atau mengolah bonsai di seluruh tanah air merata.

Sebab selama ini kemampuan merangkai bonsai masih didominasi oleh petani atau perajin bonsai dari Jawa dan Bali.

Ke depan, dia ingin semua daerah di tanah ini memiliki kemampuan yang sama sehingga tidak lagi hanya menjadi penyuplai bahan ke pulau Jawa saja tapi juga bisa menghasilkan bonsai yang baik dan bernilai tinggi.

"Selama ini bahan baku bonsai baik itu akarnya biasanya di suplai dari Sumatera dan Sulawesi kirim ke Jawa Bali.

Kemudian dibudidayakan dengan modal awal Rp 5-10 juta beberapa tahun kemudian laku dijual ratusan juta.

Ke depan kita ingin semua daerah bisa membuat bonsai seperti itu," katanya, Jumat (2/12/2021).

Baca juga: BONSAI Ini Harganya Ditaksir Rp 1 Miliar Lebih, Ikut Kontes di OPI Mall Palembang, Ini Penampakannya

Untuk mewujudkan itu dia ingin membuat kelas bonsai setelah festival bonsai Sriwijaya usai di gelar.

Kelas akan dibuka selama dua pekan yang akan menghadirkan mentor dari Pulau Jawa.

Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sripokutv di bawah ini:

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved