Breaking News:

Update Satu Keluarga di OKU Dibunuh, Polisi Dampingi Dua Anak Korban Temui Psikolog: Mereka Depresi

Menyaksikan ayah dan ibunya beberapa waktu lalu dibunuh membuat dua kakak beradik di OKU masih trauma.

Penulis: Leni Juwita | Editor: Refly Permana
sripoku.com/leni
Dua anak korban (wajah diblur) pembunuhan keji di OKU saat didampingi keluarga, polisi, dan tim psikolog anak. 

SRIPOKU.COM, BATURAJA - Menyaksikan ayah dan ibunya beberapa waktu lalu dibunuh membuat dua kakak beradik di OKU masih trauma.

Aparat kepolisian yang sadar akan hal tersebut lantas mendampingi dua anak korban untuk bertemu dengan psikolog anak.

Pasalnya, si kakak yang berusia 17 tahun dan adiknya yang berusia delapan tahun memiliki perubahan dari tingkah laku pasca kejadian menyedihkan menimpa kedua orangtuanya.

Diketahui, nama orangtua dua anak tersebut adalah Endang (40) dan Erni (35).

Kapolres OKU, AKBP Danu Agus Purnomo SIK, melalui Kapolsek Peninjauan, AKP Indra Wilis, kepada Sripoku.com Kamis (2/12/2021) menjelaskan pihaknya saat ini masih memantau kondisi psikologis dua anak korban.

Polisi mengikutsertakan petugas dari Dinas Sosial OKU dan tim psikolog anak di OKU.

Hasil pemantauan, tim psikologi anak mendapatkan hasil sementara kedua anak korban mengalami depresi dan ingin menyendiri.

Kedua kakak beradik saat ini menunjukan perubahan perliaku menjadi lebih murung dan sering berdiam diri di dalam rumah.

Menrurut informasi dari keluarga, anak korban yang berusia 17 tahubn menjadi saksi mata dan melihat langsung pristiwa yang menyebabkan kedua orang tuanya tewas.

Remaja perempuan itu masih trauma dan belum mau bersosialisasi dengan warga sekitar.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved