Breaking News:

Ketua DPRD Tidak Ada Ditempat Pemanggilan Rektorat Unsri Terkait Pelecehan Seksual Mahasiswi Ditunda

Pemanggilan pihak Rektorat Universitas Sriwijaya (Unsri), terkait dugaan pelecehan seksual terhadap mahasiswi di kampus Unsri pada 3 Desember ditunda

Editor: adi kurniawan
tribunsumsel.com/arif
Ketua komisi V DPRD provinsi Sumatera Selatan, Susanto Ajis. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Rencana pemanggilan pihak Rektorat Universitas Sriwijaya (Unsri), terkait dugaan pelecehan seksual mahasiswi di kampus Unsri pada 3 Desember terpaksa ditunda.

Penundaan ini, dikarenakan penyesuaian jadwal Ketua DPRD Sumsel RA Anita Noeringhati, yang ingin hadir dalam kesempatan tersebut.

"Ditunda ini bukan berarti tidak ditindaklanjuti catatan pentingnya, karena kita berkeinginan dari komisi V dan Ketua DPRD Sumsel akan hadir dalam pertemuan itu."

"Kebetulan pada 3 Desember ketua DPRD karena kesibukannya minta dijadwalkan ulang," kata Ketua Komisi V DPRD Sumsel Susanto Ajis, Kamis (2/12/2021).

Diterangkan Susanto, catatan penting soal masalah pelecehan seksual yang menimpa mahasiswi Unsri ini bukan masalah sederhana, dan harus ditindaklanjuti dan dituntaskan segara.

"Ini tidak hanya menyangkut norma- norma kesusilaan, tapi ini juga menyangkut nama institusi Unsri, sebagai perguruan negeri ternama dan bagus di pulau Sumatera khususnya provinsi Sumsel," bebernya.

Politisi PDI Perjuangan ini pun memastikan, penjadwalan ulang akan dilaksanakan setelah reses DPRD Sumsel (6-13 Desember), sehingga reses akan diagendakan secepatnya dengan memanggil pihak terkait dan berkepentingan. 

Susanto juga menegaskan, dengan adanya penundaan itu bukan berarti pihaknya tidak serius dalam mendorong kasus itu selesai, namun karena jadwal yang sudah ada, menjadi tertunda.

"Saya harus klarifikasi, tidak ada sedikit pun DPRD Sumsel menganggap masalah ini biasa saja dan ringan, tapi jujur saja kita perlu pendalaman materi disamping jadwal yang sudah ada," tuturnya.

Ditambahkan Susanto, dengan adanya keberanian mahasiswi untuk mengungkap kasus ini, maka pihak berwenang dalam hal ini kepolisian harus menindaklanjutinya secara serius dan DPRD Sumsel akan mendorong hal tersebut.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved