Berita Pagaralam

Kereta Gantung di Gunung Dempo Potensi 'Ganggu' Hutan Lindung, Walikota Juga Sarankan Temui PTPN VII

Alpian sangat mengapresiasi rencana tersebut dan mengucapkan terima kasih kepada pihak terkait atas kerja kerasnya dalam merencanakan pembangunan.

Penulis: Wawan Septiawan | Editor: Refly Permana
facebook
Konsultan rencana pembuatan kereta gantung di kawasan Gunung Dempo saat sedang memaparkan rencana pembangunan kereta gantung di depan Walikota Pagaralam. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Wawan Septiawan

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Saat ini Pemkot Pagaralam merencanakan membangun kereta gantung di kawasan Gunung Dempo.

Hal ini terungkap saat Walikota Pagaralam, Alpian Maskoni, menyaksikan pemaparan studi kelayakan rencana pembangunan kereta gantung di kawasan Perkebunan Teh Gunung Dempo, bertempat di Ruang Rapat Besemah Tige (III) Setdako Pagaraam.

Pemaparan tersebut disampaikan oleh PT Metaforma Consultants dan menyatakan bahwa sejumlah titik di Kawasan Kebun Teh Gunung Dempo layak didirikan Kereta Gantung.

Alpian sangat mengapresiasi rencana tersebut dan mengucapkan terima kasih kepada pihak terkait atas kerja kerasnya dalam merencanakan pembangunan kereta gantung tersebut.

"Ini merupakan langkah awal yang baik pada rencana pembangunan kereta gantung di Kawasan Perkebunan Teh Gunung Dempo dalam upaya meningkatkan pariwisata di Pagaralam," katanya.

Walikota menambahkan, untuk langkah selanjutnya karena pembangunan ini akan melibatkan lahan perkebunan teh PTPN VII dan hutan lindung, dirinya menginstruksikan kepada konsultan dan dinas terkait untuk berkoordinasi.

"Silakan koordinasikan lebih lanjut dengan pihak PTPN VII, KPH X Dempo dan dinas perizinan terkait dengan rencana pembangunan kereta gantung tersebut.

Karena lokasi pembangunan ada dikawasan kebun teh dan hutan lindung," tambahnya.

Sementara untuk informasi saat ini, ada 3 jalur kereta gantung yang akan dibangun yang menghubungkan sejumlah titik wisata yakni, Tangga 2001 ke Dempo Park, Dempo Park ke Tugu Rimau, dan Tugu Rimau ke Puncak Gunung Dempo.

Pada pemaparan ini juga turut dihadiri Asisten Bidang Administrasi Umum dan Staf Ahli, Dinas Pariwisata, Bappeda, Dinas Perkim, Dinas PU, Dinas LH, Dinas Perizinan, KPH X Dempo dan Manager PTPN VII.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved