Breaking News:

KKB Papua

TERIAK Kami Bukan Merah Putih, Kondisi Terkini 6 Oknum Mahasiswa Pro KKB Papua:Berkibar di 2 Daerah

Bendera Bintang Kejora berkibar pada dua provinsi paling timur Indonesisa, tepat di hari perayaan ulang tahun Organisasi Papua Merdeka (OPM),

Editor: Wiedarto
Tribun-Papua.com/Calvin Erari
TANGKAPAN LAYAR - Tepat di Hari Ulang Tahun Organisasi Papua Merdeka (HUT OPM), sekelompok orang kirbarkan Bendera Bintang Kejora di GOR Cenderawasih, tepatnya di sebelah Mapolda Papua. 

SRIPOKU.COM, PAPUA- Bendera Bintang Kejora berkibar pada dua provinsi paling timur Indonesisa, tepat di hari perayaan ulang tahun Organisasi Papua Merdeka (OPM), Rabu (2/11/2021) siang.

Diketahui, 1 Desember diklaim sebagian masyarakat Papua sebagai Hari Ulang Tahun ke-60 OPM.

Dua lokasi pengibaran Bintang Kejora berada di Kota Jayapura, Provinsi Papua, dan Kabupaten Teluk Bintuni, Provinsi Papua Barat.

Di Kota Jayapura, bendera dikibarkan di halaman GOR Cenderawasih yang berada di samping Markas Polda Papua.

Informasi yang dihimpun Tribun-Papua.com, pengibaran bendera dilakukan enam orang; Devio Tekege, Ernest Matuan, Luis Sitok, Maksi You, Ambros Matuan, dan Malvin Yobe.

Enam orang tersebut lalu melakukan long march menuju Markas Polda Papua yang hanya berjarak sekira 15 meter dari GOR Cenderawasih.

Mereka sambil teriak Papua merdeka dan menyanyikan lagu "kami bukan merah putih."

Tak lama kemudian, sekelompok pemuda itu langsung ditahan dan dibawa kepolisian ke Mapolda Papua, pukul 13.04 WIT.

Adapun sejumlah pamflet yang disita polisi dari tangan sejumlah pemuda itu, bertuliskan: Self Determination for West Papua, Welcoming UN High Commisioner for Human Right to West Papua, dan Stop Militerisme in West Papua.

Tribun-Papua.com masih menunggu konfirmasi pihak Polda Papua terkait pengibaran Bendera Bintang Kejora di halaman GOR Cenderawasih.

Sementara, di teluk Bintuni, Bintang Kejora dikibarkan pada sebuah tower Base Transceiver Station (BTS) yang berada disekitar Pasar SP 4 Distrik Manimeri.

Bupati Teluk Bintuni Petrus Kasihiw memastikan, aparat gabungan TNI-Polri sudah melakukan patroli ketat sejak sebelum 1 Desember.

Dia pun mengklaim kondisi Kabupaten Teluk Bintuni aman terkendali.
Petrus mengungkapkan, pengibaran Bendera Bintang Kejora di tower BTS terjadi akibat kondisi daerah yang luas.

Sehingga, segala kemungkinan bisa terjadi.

Artikel ini telah tayang di Tribun-Papua.com

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved