Breaking News:

KKB Papua

MIRIP Film Laga Hollywood, Taktik Baru Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa Bungkam KKB Papua

Saya tegaskan siapapun baik masyarakat sipil, maupun TNI tidak memiliki hak untuk merampas hak orang lain

Editor: Wiedarto
Tribun-Papua.com/Aldi Bimantara
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menyatakan pihaknya akan terus melakukan pendekatan humanis dalam bertugas di Papua. 

SRIPOKU.COM, PAPUA-Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menyatakan pihaknya akan terus melakukan pendekatan humanis dalam bertugas di Papua.  Hal ini disampaikan dalam kunjungannya di Kota Jayapura, Selasa (1/12/2021). Taktik ini dinamai mirip dengan judul film laga Hollywood, Collateral Damaged.

"Kita akan terus pendekatan yang humanis, dan selalu menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan," ujarnya kepada sejumlah awak media termasuk Tribun-Papua.com, di Markas Kodam XVII/Cenderawasih, Rabu (1/12/2021).

Andika juga menyampaikan maksud dan tujuan utamanya ke Papua tak lain sebagai penegasan pendekatan militeristik yang biasa.

"Tentu, saya datang untuk harus melakukan pekerjaan rumah terbesar saya, sehingga tujuan yang memang menurut kami sudah terbukti, tercipta di wilayah lain, itu yang akan diterapkan," paparnya.

Pekerjaan rumah yang dimaksudkannya, ialah untuk memastikan gelar satuan maupun Satgas yang ada di Papua, sama fungsi dan tugasnya dengan wilayah lain di Indonesia.

"Kita harus menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, dan saya tegaskan siapapun baik masyarakat sipil, maupun TNI tidak memiliki hak untuk merampas hak orang lain," tegasnya.

Menurutnya, menghindari korban dan meminimalisir ataupun meniadakan collateral damage atau dampak ikutan, perlu diperhatikan.

"Tidak ada orang yang berhak mencabut nyawa orang lain, gak boleh, orang punya properti dan rumah dibakar, tentu ini tidak dibenarkan," ujar Jenderal yang baru 14 hari duilantik jadi Panglima TNI.

Kata Andika, dengan gelar TNI secara normal, layaknya provinsi lainnya di Indonesia, maka sebenarnya mampu menciptakan kondisi keamanan di Papua.

"Saya optimis dengan penerapan itu, bahwa Papua bisa sama dengan daerah-daerah lainnya," katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved