Wawancara Eksklusif

Ini Arti Nama Bupati Empatlawang Joncik Muhammad, Perpaduan Barat dan Palembang

Dari siaran radio itulah ayah saya mengenal dan mengagumi sosok Presiden Amerika John Kennedy.

Penulis: Chairul Nisyah | Editor: Soegeng Haryadi
TANGKAPAN LAYAR SRIPOKUTV
Bupati Empatlawang H Joncik Muhammad bersama Kepala Newsroom Sripo - Tribun Sumsel Hj L Weny Ramdiastuti dalam program Ngopi Sore (Ngobrol Pintar Sore-sore) di Pemkab Empatlawang. 

BUPATI Empatlawang H Joncik Muhammad mengaku masa kecilnya prihatin. Namun orang tuanya yang hanya pekerja kasar, bertekad mengubah kehidupan anak-anaknya melalui pendidikan. Dalam Ngopi Sore (Ngobrol Pintar Sore-sore) dipandu Kelapa Newsroom Sripo - Tribun Sumsel Hj L Weny Ramdiastuti, Joncik mengungkap bahwa inspirasi agar anak-anaknya kehidupan anak-anaknya berubah, ternyata berasal dari John F Kennedy, Presiden AS ke-35. Berikut petikan wawancara selengkapnya.

****************

Apa arti nama Joncik?
Nama Joncik muncul dari perpaduan ibu saya yang ada darah Palembang dan ayah saya yang saat itu menyukai Presiden Amerika, John F Kennedy. Maka jadilah nama saya Joncik, yang ditambahkan nama panutan umat Islam yakni Nabi Muhammad SAW. Sehingga nama saya Joncik Muhammad.

Memang terdengar sedikit aneh. Namun itu perpaduan dari ibu saya yang memiliki darah Palembang, dengan ayah saya yang menyukai kebarat-baratan.

Bagaimana kehidupan Bapak Bupati disaat masih anak-anak? Orang tua berprofesi sebagai apa?
Saya lahir pada 4 November 1970, dari pasangan suami istri M Bakri dan Khodijah. Kedua nama itu adalah orang tua saya. Mereka hanya buruh tani yang bekerja di kebun orang dan mendapat hasil dari pembagian hasil kebun.

Jadi bisa dikatakan masa kecil saya cukup prihatin. Orang tua yang tidak kaya, dan merupakan pekerja kasar. Namun dari keduanyalah saya belajar apa itu arti kerja keras dan semangat.

Orang tua saya itu luar biasa. Meski hidup prihatin namun kuat keinginannya untuk menyekolahkan saya.

Ayah saya saat itu adalah orang yang suka mendengarkan siaran radio. Dari siaran radio itulah ayah saya mengenal dan mengagumi sosok Presiden Amerika John Kennedy. Darinya, ayah saya memiliki pandangan jika ingin mengubah kehidupan, mulailah dari pendidikan.

Maka saat itu kami anak-anaknya didoktrin untuk semangat bersekolah agar dapat mengubah kondisi kehidupan ke arah yang lebih baik lagi.

Sebagai anak, apakah Anda mengikuti keinginan orang tua yang ingin anaknya mendapat pendidikan di bangku sekolah?
Meski dengan kondisi orang tua yang prihatin, saya tetap bersekolah saat itu. Sampai pada tahun 1984 saya tamat pendidikan SD. Dan di kelas 5 dan 6 pun saya pernah menjadi siswa yang mendapat beasiswa Supersemar.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved