Breaking News:

Formula E Bermasalah Ahmad Sahroni Diminta Mundur Jadi Ketua Karena Bahayakan Posisi Presiden Jokowi

Pelaksanaan balapan Formula E di Indonesia menimbulkan berbagai masalah. Bahkan Formula E saat ini sedang diselidiki KPK

Editor: adi kurniawan
Twitter @Joko Widodo
Presiden Jokowi. 

SRIPOKU.COM -- Pelaksanaan balapan Formula E di Indonesia menimbulkan berbagai masalah.

Bahkan Formula E saat ini sedang diselidiki KPK, diketahui Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang akan menggelar balapan Formula E tersebut.

Untuk memuluskan perhelatan balapan mobil listrik itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menunjuk Bendahara Umum (Bendum) Partai NasDem Ahmad Sahroni menjadi Ketua Pelaksana Turnamen Formula E pada Juni 2022.

Penunjukkan Sahroni dikritisi Sekretaris Jenderal DPP Partai Solidaritas Indonesia (Sekjen PSI) Dea Tunggaesti.

Dia menyarankan Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (NasDem) Surya Paloh meminta, agar Sahroni mundur dari jabatannya sebagai Ketua Pelaksana Turnamen Formula E.

Pasalnya, langkah Sahroni dinilai membahayakan posisi Presiden RI Jokowi.

Oleh karena itu, sudah selayaknya Sahroni mundur dari kepanitiaan ajang balap mobil tersebut.

“Kalau saya jadi Bang Surya Paloh, saya akan minta Mas Sahroni untuk mundur dari jabatan Ketua Pelaksana Formula E,” kata Dea berdasarkan keterangannya pada Selasa (30/11/2021).

Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sripokutv di bawah ini:

Dea berujar bahwa permintaannya itu karena sosok Sahroni mempresentasikan politisi di NasDem.

Halaman
123
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved