Breaking News:

Berita Palembang

Dapat Jatah Rp 300 Ribu Tukang Parkir Lakukan Aksi Pembegalan, Pura-pura Minta Diantar ke RS

Motor kami jual ke temannya Pian seharga Rp 2 juta, saya mendapatkan Rp 300 ribu dan sisanya pelaku Pian yang mengambilnya.

Editor: Odi Aria
Sripoku.com/Andi Wijaya
Pelaku Angga keok diamankan unit Pidum Polrestabes Palembang, Senin (29/11/2021) malam. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG--Bermoduskan meminta di antar ke Rumah Sakit (RS) AR Rasyid di Jalan HM Soleh Kecamatan Sukarami Palembang, Angga Saputra (22) nekat melakukan aksi pembegalan terhadap korban Karim (25), pada Senin (11/10/2021) sekitar pukul 18.30 lalu.

Atas kejadian itu, pelaku yang berprofesi sebagai tukang parkir ini harus berurusan dengan hukum usai diamankan anggota Unit Pidum bersama Tekab 134 Satreskrim Polrestabes Palembang ditempat persembunyiannya, Senin (29/11) sekitar pukul 23.30.

Kasat Reskrim, Kompol Tri Wahyudi mengatakan, bermoduskan meminta antarkan ke RS AR Rasyid Palembang pelaku nekat melakukan aksi pembegalan bersama temannya, Pian yang sudah lebih dulu diamankan pihak berwajib.

"Sebelum sampai ke RS AR Rasyid pelaku bersama pelaku Pian lalu melakukan aksi pembegalan dan berhasil mengambil motor korban," katanya, Selasa (30/11/2021).

Dalam aksi pembegalan, pelaku bertugas melihat kondisi sekitar sedangan pelaku Pian menakut-nakuti korban dengan mengacungkan senjata tajam (Sajam) jenis parang ke arah korban.

"Korban yang takut langsung kabur meninggalkan motornya.

Kemudian pelaku dari keterangannya membawa lari motor itu dan menjualnya ke daerah Kertapati dengan temannya pelaku Pian seharga Rp 2 juta," jelas Tri.

Selain mengamankan pelaku, anggotanya turut mengamankan barang bukti berupa satu buah Sajam jenis parang dan satu lembar STNK motor jupiter milik korban.

"Atas ulah pelaku kita jerat hukum penjara diatas lima tahun penjara," jelasnya.

Sedangkan, pelaku Angga mengakui perbuatannya melakukan aksi pembegalan terhadap korban dengan modus meminta antar ke RS AR Rasyid Palembang.

"Sebelum sampai ke RS AR Rasyid Palembang kami melakukan aksi itu dan berhasil mengambil motor korban," katanya

Setelah itu motor di jual ke daerah Kertapati seharga Rp 2 juta.

"Motor kami jual ke temannya Pian seharga Rp 2 juta, saya mendapatkan Rp 300 ribu dan sisanya pelaku Pian yang mengambilnya.

Setelah menjual motor itu kami membeli sabu untuk dikonsumsi," ungkapnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved