Breaking News:

92 Pedagang Ikan Akhirnya Mendapat Lapak di Pasar Tradisional Modern Prabumulih

Penyerahan lapak itu diterima para pedagang dalam musyawarah dan pengundian nomor lapak yang dilakukan pemerintah kota Prabumulih dan dinas terkait.

Editor: Refly Permana
tribunsumsel.com/edison
Penyerahan lapak ke pedagang di Pasar Tradisional Modern Prabumulih. 

Penulis: Edison

SRIPOKU.COM, PRABUMULIH - Setelah kian lama menunggu akhirnya puluhan pedagang ikan di Prabumulih mendapatkan lapak dagangan di Pasar Tradisional Modern (PTM) Prabumulih.

Penyerahan lapak itu diterima para pedagang dalam musyawarah dan pengundian nomor lapak yang dilakukan pemerintah kota Prabumulih dan dinas terkait.

Kegiatan ini dipimpin langsung Wakil Walikota Prabumulih, H Andriansyah Fikri SH, Asisten II, MHD Yusuf Arni, dan jajaran pegawai Pemkot Prabumulih lainnya pada Senin (29/11/2021).

Dalam pembagian itu, selain mendapat lapak jualan pemerintah juga memberikan fasilitas seperti timbangan, baju seragam dan  gratis sewa lapak selama 1 tahun.

"Alhamdulillah kami bersyukur selaku pedagang, tempat jualan bersih dan sapat gratis selama 1 tahun, kebenaran saya dapat lapak 74," ungkap Munzili Tamrin yang merupaka satu diantara pedagang ikan ketika dibincangi.

Munzili berharap dengan pembagian lapak itu dapat kembali ramai dan dagangan akan laris sehingga dapat meningkatkan ekonomi keluarga yang selama ini menurun.

"Saya sudah 20 tahun jualan ikan, semoga kedepan ramai dan banyak pembeli. Rencananya Sabtu dan Minggu ini akan mulai ditempati," katanya dengan raut muka senang.

Sementara itu, Fikri mengaku seluruh pedagang ikan yang bakal menempati pasar ikan higienis digratiskan selama 1 tahun.

Selain itu, mereka juga diberikan fasilitas berupa timbangan, baju seragam, peti es dan lainnya dengan jumlah lima macam perlengkapan.

"Ada 92 pedagang tadi yang sudah diundi, mereka kita berikan fasilitas juga," katanya ketika dibincangi.

Fikri menuturkan, seluruh pedagang diminta mengisi surat pernyataan agar bersedia menempati lapak dan mengikuti peraturan yang ada dan tidak mengalih-tangankan atau jual-beli lapak kepada orang lain dan setelah menandatangi itu baru sah.

"Jika para pedagang tidak menempati atau menjual kembali lapak kepada orang lain maka akan dibatalkan dan akan diganti pedagang lainnya," tururnya.

Lebih lanjut Fikri mengaku, semuanya yang memdapat pengundian merupakan pedagang lama yang menggelar dagangan di pasar belakang PTM 1 M Yamin.

"Di lapak itu secara perlahan akan ditertibkan, pemerintah memberikan deadline 1 Desember harus pindah semua karena 11 Desember akan dilakukan peresmian oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)," tambahnya.

Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved