Breaking News:

Virus Corona

Ahli Mikrobiologi Sumsel Yakin Gelombang Ke-3 Covid-19 tak akan Terjadi di Indonesia, Ini Syaratnya

Menurut ahli mikrobiologi Sumsel, Yuwono gelombang ketiga di Indonesia tidak akan terjadi karena hingga kini varian yang ada termasuk yang dari Afrika

Penulis: Jati Purwanti | Editor: Sudarwan
Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Ilustrasi Virus Corona (covid-19) 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sejumlah kalangan memprediksi akan ada peningkatan kasus Covid-19 di Indonesia dengan jumlah besar pada awal Desember 2021.

Peningkatan tersebut disebut dengan gelombang ketiga Covid-19.

Menurut ahli mikrobiologi Sumsel, Profesor Yuwono, gelombang ketiga di Indonesia tidak akan terjadi karena hingga kini varian yang ada termasuk yang dari Afrika masih tergolong Variant of Concern seperti varian Delta.

"Imunitas kita sudah bagus. Kebiasaan kita sudah cukup sehat," ujarnya, Sabtu (27/11/2021).

Kendati demikian, untuk meminimalisasi penularan dari negara dengan kasus yang tinggi, pemerintah diharapkan menerapkan aturan tegas bagi pendatang.

Tak hanya itu, pemerintah juga diminta menutup pintu masuk yang menjadi akses dari negara tersebut.

Yuwono menambahkan, upaya dari masyarakat juga harus dimaksimalkan dengan patuh pada protokol kesehatan di masa pandemi.

"Perilaku Hidup bersih dan Sehat (PHBS) dan jaga imunitas harus pula dilakukan oleh masyarakat," kata dia.

Hingga kini dari data terbaru dari Satgas Penanganan Covid-19 pada Jumat (26/11/2021), kasus infeksi 453, sembuh 386, meninggal 14.

Dengan adanya pertambahan kasus-kasus baru tersebut, total kasus di Indonesia sebanyak 4.255.268 kasus, sembuh 4.103.379, meninggal 143.796.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved