Breaking News:

Polantas Diserang Pakai Celurit

Kejar Bripka Angga Pakai Celurit, Pelaku Penyerang Anggota Lantas Terancam 10 Tahun Penjara

M Nur, pelaku yang mengancam anggota Satlantas Polres Banyuasin menggunakan senjata tajam jenis parang dan celurit, saat ini sudah mendekam di sel tah

Penulis: Bedjo | Editor: Odi Aria
(Tangkapan layar Instagram)
Seorang pria di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, bernama Muhammad Nur (39), nekat mengejar anggota polisi lalu lintas dengan menggunakan parang dan celurit lantaran tak terima anaknya ditilang.(Tangkapan layar Instagram) 

SRIPOKU.COM, BANYUASIN - Kasus pengancaman terhadap anggota Satlantas Polres Banyuasin, Bripka Angga yang terjadi di simpang Tugu Polwan Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin, kemarin terus dilakukan proses hukum, Jumat (26/11/2021).

M Nur, pelaku yang mengancam anggota Satlantas Polres Banyuasin menggunakan senjata tajam jenis parang dan celurit, saat ini sudah mendekam di sel tahanan Polres Banyuasin.

Dari keterangannya di hadapan penyidik, hal itu dilakukannya karena kesal dan tidak ada rencana sama sekali.

Kesal mendapat laporan dari anaknya yang kena tilang, ia langsung mendatangi anggota Satlantas Polres Banyuasin yang berada di simpang Tugu Polwan.

Karena kesal dan terbawa emosi, ia mengeluarkan parang dan celurit yang sudah dibawa dalam mobil untuk memotong rumput.

"Dari keterangan pelaku, bahwa tidak ada unsur lain.

Tindakan yang dilakukannya, karena kesal lantaran anaknya ditilang polisi," kata Kasatlantas Polres Banyuasin AKP Ricky Mozam.

Ia menjelaskan, anggotanya sudah sempat memberikan himbauan dan memperingatkan anak korban.

Bila berkendara menggunakan helm, akan tetapi tidak pernah dihiraukan dan selalu dilakukan pelanggaran hal yang sama.

Hingga anggota sempat melakukan penilang tiga kali terhadap anak korban.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved