Breaking News:

Coreng Nama Baik Instansi, Empat TKS Dishub OKI Diberhentikan Usai Lakukan Pungli ke Sopir Truk

Hal itu lantaran perbuatan mereka yang  melakukan pungutan liar terhadap sopir truk yang melintas di bawah jembatan tol Sepucuk, Kecamatan Kayuagung.

Editor: Refly Permana
tribunsumsel.com/nando
Kepala bidang Dalops Dinas Perhubungan Kabupaten Ogan Komering Ilir, Ardilles saat ditemui beberapa waktu lalu. 

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG - Empat TKS Dishub OKI diberhentikan pada Senin (21/11/2021).

Hal itu lantaran perbuatan mereka yang  melakukan pungutan liar terhadap sopir truk yang melintas di bawah jembatan tol Sepucuk, Kecamatan Kayuagung.

Dikatakan Kepala Dinas Perhubungan OKI, Antonio Ramadhon, melalui Kabid Dalops, Ardilles, bahwa surat pemecatan sudah diberikan kepada empat oknum mantan TKS tersebut. 

"Kami tidak pandang bulu siapa yang melakukan kesalahan fatal, sudah pasti akan ditindak tegas" kata Ardilles, Rabu (24/11/2021) siang.

Disampaikan Ardilles, kebijakan ini merupakan konsekuensi karena sebelumnya sudah ada dalam surat perjanjian jika mereka melakukan kesalahan apalagi perbuatannya fatal seperti ini maka jalan terakhir dipecat. 

"Dengan adanya kejadian ini hendaknya para pegawai lainnya dapat berfikir ulang jika ingin melakukan tindakan pungli.

Ini sangat mencoreng nama baik instansi dan semestinya para pegawai bekerja sesuai tugasnya," ungkap dia.

Dirinya mengimbau kepada semua petugas lapangan dapat menjaga nama baik instansi.

"Saya menghimbau kepada 44 anggota TKS dan 4 ASN yang bertugas di lapangan jangan sampai melakukan pungutan dengan nilai besaran berapapun. Karena tupoksi tugas mereka yaitu melakukan pengawasan pengendalian.

Dalam artian misal terdapat kemacetan, maka tugasnya melakukan penguraian kemacetan. Serta mengikuti pengamanan yang diutus pemerintah daerah," jelasnya.

Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved