Breaking News:

Terdakwa Korupsi Penas Musi Rawas 2020 Mengaku Salah di Depan Hakim, Jaksa Sudah Siapkan Tuntutan

Terdakwa kasus korupsi kegiatan Pertanian Nasional (Penas) Kabupaten Musi Rawas tahun anggaran 2020, Catur Handoko, kembali jalani persidangan.

Editor: Refly Permana
sripoku.com/nisyah
Sidang virtual kasus dugaan korupsi dana Penas Kabupaten Musi Rawas tahun anggaran 2020, atas terdakwa Catur Handoko (Kiri yang menggunakan kemeja putih) di Pengadilan Tipikor Palembang, Selasa (23/11/2021). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Terdakwa kasus korupsi kegiatan Pertanian Nasional (Penas) Kabupaten Musi Rawas tahun anggaran 2020, Catur Handoko, kembali jalani persidangan.

Sidang digelar secara virtual di Ketuai oleh Hakim Sahlan Effendi SH Mh di Pengadilan Negeri Tipikor Palembang, Selasa (23/11/2021).

Agenda sidang kali ini adalah mendengarkan keterangan Catur Handoko sebagai terdakwa dalam kasus dugaan korupsi.

Dalam keterangannya, Catur Handoko mengaku salah.

"Iya yang mulia, saya salah," ujar terdakwa saat dicecar pertanyaan oleh JPU Lubuklinggau dalam sidang virtual, Selasa (23/11/2021).

Dirinya menerangkan jika dalam persiapan kegiatan Penas Musi Rawas tahun anggaran 2020, dirinya menggunakan dana talangan yang didapatnya dari cara meminjam dari temannya sebesar 400 juta.

Yang mana uang tersebut digunakannya untuk belanja persiapan kegiatan, meliputi pemesanan baju batik, sewa bis Limbersa dengan tujuan Kota Padang, dan lainnya.

Namun keterangan tersebut berbeda dengan keterangan JPU, yang pada persidangann sebelumnya mengatakan bahwasanya tidak ada hal yang dibelanjakan sebagaimana barang bukti yang didapat dari terdakwa.

Dalam sidang, terdakwa dihujani pertanyaan dari JPU dan hakim, yang mempertanyakan pertangung jawaban atas dana kegiatan Penas.

Seperti orang kebingungan terdakwapun hanya mengatakan, "iya saya salah yang mulia," ujarnya singkat.

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved