Breaking News:

Tak Transparan BEM-KM Unsri Desak Rektorat Keluarkan SK Hasil Penyelesaian Perkara Dugaan Pelecehan

BEM-KM Universitas Sriwijaya (Unsri) kembali mendesak rektorat cepat dan transparan dalam mengungkap hasil penyelesaian perkara

Editor: adi kurniawan
Tribunsumsel/Agung
Presiden Mahasiswa (Presma) Universitas Sriwijaya, Dwiki Sandy saat memberikan keterangan kepada wartawan, belum lama ini. 

SRIPOKU.COM, INDRALAYA -- BEM-KM Universitas Sriwijaya (Unsri) kembali mendesak rektorat cepat dan transparan dalam mengungkap hasil penyelesaian perkara dugaan pelecehan seksual terhadap mahasiswi. 

Presiden Mahasiswa (Presma) Unsri, Dwiki Sandy mengatakan, BEM-KM Unsri telah menyampaikan pernyataan sikap kepada pihak rektorat. 

"Kami berkomitmen mengawal perkara dugaan pelecehan seksual ini hingga tuntas," tegas Dwiki melalui rilis yang diterima TribunSumsel.com, Selasa (23/11/2021) petang. 

Pernyataan sikap BEM-KM Unsri terdiri atas empat poin berikut ini :

1. Menyayangkan ketidaktransparansian tahapan penyelesaian oleh rektorat kepada BEM selaku penerima kuasa dari korban. 

2. Mendesak rektorat untuk segera mengeluarkan SK hasil penyelesaian sebagaimana yang telah disampaikan oleh Satgas (Tim Etik) pada Senin, 22 November lalu di gedung KPA Unsri Palembang.

3. Jika SK hasil penyelesaian tidak berpihak kepada korban dan tidak berprinsip keadilan, maka BEM-KM Unsri dengan tegas menolak hasil SK tersebut.

4. Mengajak seluruh civitas akademika Unsri dan juga seluruh pihak yang masih mengharapkan keadilan bisa ditegakkan, untuk ikut dan terus mengawal kasus dugaan pelecehan seksual di Universitas Sriwijaya.

Pernyataan sikap ini dibuat karena sebelumnya BEM-KM Unsri telah mengajukan surat audiensi yang ketiga pada 11 November lalu. 

Ini setelah BEM mendapat laporan dugaan pelecehan terhadap dua orang mahasiswi pada 6 November lalu. 

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved