Breaking News:

Berita Pali

Kampung Inggris Tempirai PALI Ramai Pendaftar, Warga Manfaatkan Libur Akhir Tahun

Kampung Inggris Tempirai Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) atau Abri English Course (AEC)

Penulis: Reigan Riangga | Editor: Odi Aria
Sripoku.com/Reigan Riangg P
Member di Abri English Course atau Kampung Inggris Tempirai Kabupaten PALI alami peningkatan. 

SRIPOKU.COM, PALI -- Kampung Inggris Tempirai Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) atau Abri English Course (AEC) ramai pendaftar jelang libur semester akhir tahun.

Owner AEC Kampung Inggris Tempirai Kabupaten PALI, Abri menjelaskan bahwa tercatat sejak minggu lalu para pelajar dari berbagai sekolah datang ke AEC Center Desa Tempirai untuk mendaftarkan diri sebagai calon member Abri English Course pada bulan Desember ini, baik secara online ataupun langsung datang ke kelas.

Padahal, menurutnya pengumuman untuk dibukanya pendaftaran belum dibuka oleh manajemen AEC.

Dijelaskan Abri Lembaga Kursus dan Pelatihan Abri English adalah lembaga bahasa inggris yang telah memilki surat izin dari dinas pendidikan PALI dengan nomor 420/002DISDIK-IV/2020 dan menjadi role model/percontohan cara belajar bahasa Inggris di nusantara yang pertama kali diterapkan di Kabupaten PALI.

"Ini dibuktikan dengan banyaknya para member AEC (aecers) yang berani speak up di depan publik tanpa canggung dan malu dengan waktu yang kurang dari setahun." ungkap Abri, Senin (22/11/2021).

Pihak Manajemen LKP Abri English Course berharap kedepannya metode AEC KIT-PALI ini bisa dirasakan oleh masyarakat luar Tempirai dan juga dari luar PALI bahkan luar Sumsel.

Pihak Manajemen juga menyampaikan akan

Selain itulah, kata dia, pihaknya  melanjutan pembukaan di ring 2 yang akan dibuka basecamp di Kota Pendopo tepatnya di Talang Nanas.

Hal demikian, harapannya para anak anak disana bisa merasakan pula mudahnya speak up di depan umum. 

Lantaran inilah harapan yg disampaikan oleh konseptor KIT PALI, Mohamad Junan Mokobuy sesuai dengan planning yang telah disepakati tahun lalu.

"Untuk penerimaan para member kali ini cukup berbeda dibandingkan dengan tahun 2020 yaitu para calon aec wajib mengikuti beberapa tahapan sebelum menjadi member AEC agar menjaga kualitas AEC itu sendiri." jelas Mister Abri sapaannya.
 

Tercatat dari awal dibukanya lembaga, AEC telah memiliki 700 member lebih dari berbagai daerah di Sumatera Selatan, seperti PALI, Palembang, Banyuasin, Baturaja, Lahat serta Muaraenim.

Mister Abri menjelaskan tidak mudah untuk mengeluarkan sertifikat sebelum menguasai apa yang telah ditargetkan dengan harapan setiap alumnus AEC akan terjamin memiliki bahasa Inggris yang handal kedepannya, sehingga dinilai berbeda dengan kursus lainnya.

Sementara, salah seorang member dari Desa Tanding Marga, Ratu Ari Imbowo menjelaskan untuk mengejar ketertinggalan dan mentargetkan agar bisa speaking english selama 5 bulan kedepan, sehingga ia memilih mendaftar di AEC.

"Sebentar lagi akan lulus SMA. Jadi, ingin melanjutkan ke jenjang berikutnya," ujar Putra Literasi dari SMA Negeri 2 Penukal Utara

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved