Breaking News:

Berita Palembang

Polda Sumsel Amankan Jutaan Batang Rokok Ilegal, Hendak Dikirim ke Riau Lewat Bus Pariwisata

Jutaan batang rokok tanpa bea cukai (Ilegal) berhasil diamakan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel.

Editor: Odi Aria
Sripoku.com/ Chairul Nisyah
Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel merilis tangkapan jutaan rokok ilegal, Senin (22/11/2021). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Jutaan batang rokok tanpa bea cukai (Ilegal) berhasil diamakan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel.

Rokok-rokok ilegal itu diamankan didalam bagasi bus yang berada di halaman loket Triadi Satrio Wisata Palembang, pada Kamis (8/11/2021) lalu sekira pukul 06.00 wib.

Direktur Ditreskrimsus Polda Sumsel, Kombes Pol Barly Ramadhany didampingi Kasubbid Penmas, Kompol Erlangga mengatakan, dua unit mobil Toyota Hiace dari Kabupaten Madura, Provinsi Jawa Timur (Jatim) membawa rokok tanpa cukai sebanyak 86.750 bungkus atau 1.735.000 batang yang akan dibawa ke Pangkalan Kericu, Provinsi Riau.

"Untuk mengelabuhi petugas, rokok ilegal tersebut dipindahkan menggunakan bus wisata Bintang Bali yang dilakukan di halaman loket bus Triadi Satrio wisata," ujarnya, Senin (22/11/2021).

Namun saat telah terjadinya pemidahan rokok kedalam bus, Tim Unit 4 SUBDIT 1 Indagsi Ditreskrimsus Polda Sumsel melakukan pengamanan.

Untuk rincian rokok tanpa bea cukai tersebut lanjut dia mengatakan, terdiri dari merek R One sebanyak 46.850 bungkus, MX BOLD sebanyak 12.200 bungkus, VIOS sebanyak 15.800 bungkus dan ESJE sebanyak 11.900 bungkus.

"Selain mengamankan ribuan rokok tanpa bea cukai anggota kita turut mengamankan mobil bus pariwisata Bintang Bali dengan nomor polisi (nopol) AB 7952 JN," ujar Kombes Pol Barly Ramadhany.

Untuk pasal sendiri dalam kasus ini yakni pasal 54 dan pasal 29 ayat (1) UU RI nomor 39 tahun 2007 tentang perubahan atas UU RI Nomor 11 tahun 1995 tentang cukai dengan hukuman penjara paling singkat satu tahun dan paling lama lima tahun dan/atau pidana denda paling sedikit dua kali nilai cukai dan paling banyak 10 kali nilai cukai yang seharusnya dibayar.

"Kita akan menyerahkan masalah ini bersama barang bukti rokok tanpa bea cukai ini ke Kanwil Bea Cukai Sumbagtim, sedangkan untuk tersangka dalam kasus ini masih lidik," ungkapnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved