Skenario Muba Babel United Bila Ingin Lepas dari Zona Degradasi di Liga 2 Indonesia

Prediksi peluang besar tim Muba Babel United untuk bisa meraih poin penuh pada saat Semen Padang, untuk menjauh dari zona degradasi Liga 2 Indonesia

Penulis: Abdul Hafiz | Editor: adi kurniawan
MO Muba Babel United
Headline Coach Ibnu Grahan dan Manajer Tim Muba Babel United Rudy Murod. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Pasca berhasil memenangkan laga kedelapan babak penyisihan Liga 2 Indonesia Grup A dengan menekuk KS Tiga Naga dengan skor 2-1 di Stadion Kaharuddin Nasution, Pekanbaru Riau, Rabu (17/11/2021), Laskar Ranggonang fokus mengejar peluang lepas dari zona degradasi. 

Berada di dasar klasemen Liga 2 Indonesia dengan modal poin 6 dari delapan kali bertanding, MBU bisa berpeluang aman dari degradasi dengan asumsi meraih kemenangan di dua laga sisa sehingga poinnya menjadi 12.

Setidaknya ada dua tim yang bisa ditumbalkan oleh Head coach Muba Babel United, Ibnu Grahan untuk menggantikan posisi mereka di juru kunci pada akhir babak penyisihan nanti. 

Kedua tim itu yakni Semen Padang FC dengan poin 7 ataukah KS Tiga Naga yang mengantongi 8 poin.

Banyak yang memprediksi satu-satunya peluang besar tim berjuluk Laskar Ranggonang untuk bisa meraih poin penuh pada saat Semen Padang di Stadion Kaharuddin Nasution Pekanbaru, Senin (22/11/2021) pukul 20. 30 nanti. 

"Kita tidak memikirkan untuk ke depan apabila halal yang disebut tadi (seandainya degradasi) terjadi. Bagaimanapun akan bermain baik."

"Semua skuat tim kita fokus dan jangan dulu berpikir ke situ tadi," ungkap Manajer Tim MBU yang baru, Rudy Murod kepada Sripoku.com, Sabtu (20/11/2021). 

Pemilik Sport Event Management, brand BONGEN.ID yang selama ini kerap tampil sebagai staf Wabup Musi Banyuasin terutama banyak bergelut menyukseskan kegiatan olahraga hingga terlibat di MBU sebagai asisten manajer tak menampik manajemen MBU telah memiliki planning jika kemungkinan terburuk. 

"Manajemen ada planning tertentu, tapi tim fokus aja bermain baik, jaga kekompakan tim supaya dapat hasil maksimal karena tim ini sedang onfire. Masyarakat Muba juga sedang onfire."

"Jadi ini bisa menambah motivasi karena dukungan masyarakat Muba ditujukan tim ini agar terlepas dari zona sekarang ini," terang pria kelahiran Palembang 13 Februari 1975.

Rudy yang mengaku untuk mengamankan posisi Laskar Ranggonang, segenap jajaran tim mesti fight, percaya diri, fokus memenangkan sisa dua pertandingan babak penyisihan. 

"Kita ingatkan agar anak-anak senantiasa berusaha bermain tanpa kesalahan. Alhamdulillah anak-anak dalam kondisi yang bagus, mudah-mudahan bisa meraih hasil penuh," kata Rudy. 

Rudy yang pernah menjadi atlet Diklat Bulutangkis Pusri mengatakan tim MBU yang sekarang dikomandoi Ibnu Grahan dan Sasi Kirono sangatlah solid. 

"Semua dimaksimalkan. Kita tahu skuat pemain muda, fighting spirit sangat terasa. Kita berusaha sebaik mungkin, semaksimal mungkin meraih hasil maksimal," terang Rudy. 

Alumni S1 Unpad (Program Extention Management) Bandung ini juga menekankan kepada seluruh pemain agar bermain dengan hati. 

"Kita hadir ke Pekanbaru itu karena kecintaan dengan sepakbola kasih lihat ke publik," pungkasnya. 

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved