Breaking News:

Potensi Akar Kayu Kuning Penstabil Gula Darah

Tingginya kadar gula darah dan berlangsung dalam waktu yang lama pada penderita diabetes dapat menyebabkan kegagalan beberapa organ di dalam tubuh.

Editor: Bejoroy
SRIPOKU.COM/Istimewa
Fatmawati,S.Si,M.Si Ketua Bagian Biokimia dan Kimia Medik Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya. 

Bagian Biokimia dan Kimia Medik Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya dalam beberapa tahun belakangan ini telah melakukan penelitian tentang uji antioksidan dan antidiabetes, maupun anti kanker.

Adapun tanaman yang telah diujikan sebagai obat antidiabetes adalah kayu kuning dan benalu kersen.

Dimana kedua jenis tanaman ini telah diteliti efek menghambat kerja enzim alpha glucosidase dari ekstrak yang didapatkan dengan menggunakan beberapa jenis pelarut, salah satunya dengan menggunakan rebusan tanaman herbal tersebut.

Kayu kuning yang mempunyai nama latin Arcangelisia flava, berkhasiat dapat menurunkan kadar gula darah, yang dikenal dengan nama daerah ki koneng (Sunda); sirawan (Jawa) dan daun bulan (Maluku).

Kayu kuning ini banyak dijumpai di hutan primer dan sekitar rawa di pulau Sumatera, Sulawesi dan Kalimantan.

Ilustrasi - Akar Kayu Kuning.
Ilustrasi - Akar Kayu Kuning. (SRIPOKU.COM/Istimewa)

Kayu kuning mempunyai liana yang berkayu warna kuning yang panjangnya dapat mencapai sampai 20 meter.

Diameter batangnya sekitar 5-10 cm, dan jika dipotong akan mengeluarkan getah kuning; daunnya berbentuk bulat dengan ukuran mencapai 10-25 cm x 5,5-19 cm dengan urat daun menjari lima pada pangkalnya, tangkai daun menggembung pada kedua pangkalnya, tetapi tidak berdaun penumpu.

Bunganya tumbuh di ketiak daun atau di batang, kelopak dan mahkotanya berwarna kuning.

Buahnya bulat kotak dengan tiga rusuk, kulit agak berbulu yang berwarna hijau hingga coklat kehitaman serta mempunyai biji tunggal, kecil dan berwarna coklat.

Kayu kuning ini banyak digunakan oleh masyarakat untuk pengobatan tradisional sebagai tonikum, sakit kuning, diare dan sakit kulit, kolesterol, diabetes, liver, nyeri sendi dan sariaw-an.

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved