Breaking News:

Porprov Sumsel Sumsel XIII di OKU Raya

Ogan Ilir Raih Medali Perak dan Perunggu di Porprov Sumsel XIII dari Cabor Petanque

Kontingen Ogan Ilir berhasil meraih medali perak dan perunggu dari cabang olahraga petanque

Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Odi Aria
Sripoku.com/Abdul Hafiz
Atlet cabor petanque Kabupaten Ogan Ilir di nomor Triple Man atas nama Bentar, Rasyid dan Muslimin mendapatkan medali Perunggu Porprov XIII di lapangan GOR Baturaja, OKU, Jumat (19/11/2021).  

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kontingen Ogan Ilir berhasil meraih medali perak dan perunggu dari cabang olahraga petanque di lapangan GOR Baturaja, OKU, Sabtu (20/11/2021).

"Syukur Alhamdulillah atlet Ogan Ilir mendapatkan medali perak dan perunggu. Medali emas masih didominasi Palembang. Untuk diketahui Petanque Ogan ilir baru beberapa silam didirikan, sehingga dalam ajang Porprov ini para atlet terus melakukan latihan lebih giat, walaupun dengan lapangan seadanya," ungkap Ketua Pengkab FOPI Ogan Ilir, Wildan Hadi Usgar SE MSi kepada Sripoku.com, Sabtu (20/11/2021). 

Dijelaskan Wildan, Petanque dipertandingan pada eksebisi Porprov XIII Sumsel di OKU Raya pada tahun 2021. Atlet Ogan Ilir mengikut pada nomor Single Man, Double Man, dan Triple Man. 

Adapun medali yang didapat atas Nama Rasyid Dinomor Single Man mendapatkan Medali Perak, dinomor Double Man atas nama Bentar dan Muslimin mendapatkan medali perunggu, serta di nomor Triple Man Bentar, Rasyid dan Muslimin mendapatkan medali Perunggu juga. 

Bentar mengungkapkan, medali ini mereka persembahkan ke kabupaten Ogan Ilir walaupun pada Porprov ini Petanque hanya dipertandingkan eksebisi.

Dan ini sebagai bahan motivasi junior mereka agar dapat mendulang medali pada Porprov berikutnya, seyogyanya mereka dapat  berpeluang mendapatkan medali emas pada nomor single tetapi keberuntungan belum berpihak. 

"Kami bertanding ke sini dengan motivasi tinggi, walaupun banyak keterbatasan dikarenakan kami cuma eksebisi mungkin belum dapat perhatian khusus, tetapi keterbatasan kami sudah ditutupi oleh pengurus petanque Ogan Ilir," ujar Bentar yang juga seorang Sekdes di Desa Sungai Lebung.

Wildan Hadi Usgar, SE, M.Si mengungkapkan Prestasi ini ditoreh tidak semata mudah, walaupun belum mendapatkan medali emas, tapi setidaknya sudah membuktikan dengan tumbuhnya petanque di Ogan Ilir seumur jagung tetapi sudah ada prestasi dan ini akan menjadi tolak ukur pada porprov berikutnya. 

"Saya sangat bangga sama mereka, yang dapat meluangkan waktu untuk ikut bertanding dan semoga ini dapat menjadi motivasi anak-anak lainnya. Saya berharap kepada atlit atlet petanque Ogan Ilir tetap semangat walaupun banyak keterbatasan, kita lihat sekarang ini keterbatasan yang ada sebagai contoh perjuangan prestasi," kata Wildan. 

Terlepas dari hal tersebut Wildan juga mengucapkan terima kasih atas dukungan dan Izin atlet kepada Kepala Lapas II Muaraenim yang telah mengizinkan anggotanya Muslimin untuk bertanding, dan juga Manager Live Streaming Pimpinan dari Rasyid tak terlupakan juga masyarakat Desa sungai Lebung yang telah mendukung Bentar dalam pertandingan ini.

Cabor Petanque berada di bawah naungan organisasi Federasi Olahraga Pentanque Indonesia (FOPI) yang berdiri secara nasional sejak 2011.

Wildan menjelaskan, permainan bola besi ini awalnya merupakan olahraga tradisional di Prancis yang berakar dari budaya Yunani Kuno. Petanque mulai dimainkan secara modern pada tahun 1907 dan Indonesia mulai resmi mengenal cabor ini ketika menjadi tuan rumah SEA Games 2011.

Petanque dimainkan dengan cara melempar bola besi sedekat mungkin dengan bola kayu yang diletakkan di depan pemain sebagai sasaran dan kaki harus berada di lingkaran kecil. Permainan ini biasa dimainkan di rerumputan, pasir, atau permukaan tanah lain. Olahraga ini bisa dilakukan secara individu maupun beregu.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved