Breaking News:

Mahasiswi Unsri Korban Asusila

Unsri Bentuk Satgas Soal Kabar Tiga Mahasiswi Jadi korban Asusila Dosen, Diketuai Zainuddin Nawawi

Rektorat Unsri membentuk satgas untuk menelusuri kebenaran kabar sejumlah mahasiswi yang mengaku korban perbuatan asusila.

Editor: Refly Permana
tribunsumsel.com/agung
Wakil Rektor III Unsri Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Iwan Stia Budi, SKM, MKes.  

SRIPOKU.COM, INDRALAYA - Rektorat Unsri membentuk satgas untuk menelusuri kebenaran kabar sejumlah mahasiswi yang mengaku korban perbuatan asusila oleh oknum dosen.

Sebelumnya, seorang mengaku mahasiswi Unsri menjadi korban asusila pada 26 September lalu. 

Terbaru, dua orang mahasiswi yang juga mengaku mendapat perlakuan serupa kepada BEM-KM Unsri pada 6 November lalu. 

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Iwan Stia Budi SKM MKes, mengatakan satgas dibentuk sebagai upaya mencari kebenaran informasi yang beredar. 

"Salah satu upaya Unsri (mencari kebenaran kabar dugaan pelecehan seksual) adalah membentuk satgas itu," kata Iwan kepada wartawan yang menemuinya di kampus Unsri Indralaya, Jumat (19/11/2021). 

Satgas ini diketuai oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik, Prof. Ir. Zainuddin Nawawi, Ph.D. Mewakili segenap pimpinan Unsri, Iwan berjanji akan mendalami kebenaran informasi ini. 

"Saya di sini sebagai salah satu pimpinan Unsri merespon itu untuk mendalami kebenaran informasi itu," tegas Iwan.

Jika nantinya kabar tersebut benar dan oknum dosen yang dilaporkan terbukti bersalah, rektorat Unsri akan menindaklanjutinya. 

"Kami kan sudah punya peraturan ya. Kami akan bekerja sesuai peraturan yang berlaku," ujar Iwan.

Saat disinggung mengenai surat audiensi lanjutan dari BEM-KM Unsri yang belum direspon, Iwan menyebut rektorat Unsri sedang mempelajarinya. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved