Breaking News:

Oknum TKS Dishub OKI Lakukan Pungli di Jalan Sepucuk Kayuagung, Kadishub Ambil Sikap Tegas

Kepala Dinas Perhubungan OKI memberi tindakan tegas terhadap bawahannya dengan cara akan mengeluarkan surat keputusan.

Editor: Refly Permana
tribunsumsel.com/nando
Kepala Dishub OKI, Antonio Romadhon. 

Penulis: Nando

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG - Kepala Dinas Perhubungan OKI memberi tindakan tegas terhadap bawahannya dengan cara akan mengeluarkan surat keputusan pemberhentian secara tidak hormat.

Hal tersebut menindak lanjuti adanya dugaan beberapa oknum pegawai Dinas Perhubungan OKI melakukan pungli di Jalan sepucuk Kelurahan Kotaraya, Kecamatan Kayuagung, pada senin siang pukul 10:03 WIB (15/11/2021) lalu.

Kepala Dishub OKI, Antonio Romadhon, mengatakan bahwa langkah yang diambil olehnya berdasarkan hukum sehingga statusnya kuat.

"Para karyawan ini sudah membuat pakta integritas dan sudah ditanda tangan oleh mereka di atas materai.

Bahkan di poin terakhir ada kalimat tertera 'apabila saya melakukan pelanggaran maka siap diberhentikan'. Nah artinya mereka harus siap segala konsekuensinya," ungkapnya, Jum'at (19/11/2021).

Antonio sangat menyayangkan tindakan pungli yang dilakukan oleh bawahannya yang masih berstatus Tenaga Kerja Sukarela (TKS) di Dinas Perhubungan OKI.

"Yang melakukan (pungli) itu kan katakanlah oknum. Padahal sudah sering disampaikan jangan sampai melakukan pungli di luar koridor yang ada, kalaupun kita akan melakukan razia harus didampingi pihak kepolisian," tuturnya.

Disebutkannya, pekerja TKS yang melakukan pungli tersebut diketahui berjumlah 4 orang dan keempatnya akan diberhentikan secara tidak hormat perhari Senin tanggal 22 November 2021 mendatang.

"Untuk SK-nya sudah dalam proses pembuatan, bahkan kemarin saya sudah adakan rapat bersama sekretaris dan kepala bidangnya terkait oknum anggota yang melakukan pelanggaran," bebernya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved