Breaking News:

Mimbar Jumat

Niat, Awal yang Menentukan Akhir

"Setiap amal tergantung pada niatnya. Masing-masing individu akan mendapatkan (sesuatu berdasarkan) apa yang ia niatkan...

Editor: Bejoroy
SRIPOKU.COM/Istimewa
DR. Hj. Uswatun Hasanah, M.Ag. Sekretaris Program Dokror dan Dosen Fakultas Ushuluddin UIN Raden Fatah. 

Rasulullah SAW menjelaskan: “Janganlah kalian mencela sahabatku. Sean-dainya salah seorang di antara kalian menginfakkan emas semisal gunung Uhud, maka itu tidak bisa menandingi satu mud infak sahabat, bahkan tidak pula separuhnya.” (al-Bukhariy: 3673/ Muslim, 2540)

Apabila perilaku hidup di dunia diibaratkan dengan kegiatan menabung amal untuk kehidupan akhirat, maka saldo kebaikan tidak akan bisa masuk rekening amal bila salah dalam menuliskan nomor rekening tujuan.

Kesalahan niat saat melakukan amal kebaikan menjadikan seseorang termasuk ke dalam kelompok orang yang merugi di hari Akhir.

Mereka bangga dengan amalannya, menghitung dan menganggap sudah banyak padahal faktanya kosong.

Tepat dalam menentukan tujuan beramal merupakan perilaku terpuji, sedangkan kekeliruan dalam tujuan disebut sebagai perbuatan tercela. Rasulullah SAW bersabda:

“Barangsiapa menuntut ilmu hanya karena ingin digelari ulama atau untuk bisa berdebat dengan orang bodoh atau supaya dipandang (kagum) oleh manusia, maka Allah akan memasukkannya ke dalam neraka.” (al-Tirmidzi, 2654).

Jangan lupa subscribe, like dan share channel TikTok Sriwijayapost di bawah ini:

Logo TikTok Sripoku.com

Pada kesempatan lain Rasulullah saw juga pernah menjelaskan bahwa:

“Maukah ku kabarkan pada kalian apa yang lebih samar dibandingkan fitnah Al-Masih ad-Dajjal? yaitu Syirik khafi (syirik yang samar) di mana seseorang shalat lalu ia perbagus shalatnya agar dilihat oleh orang lain” (Ibnu Majah, 4204).

Pentingnya ikhlas dalam niat memberikan pesan untuk senantiasa berbuat baik dengan tujuan mengharap ridha Allah.

Ikhlas dalam beramal adalah berbuat tanpa pernah memikirkan respon siapapun selain Allah.

Karena hakikat sebuah amal adalah untuk kebaikan bagi diri sendiri di dunia maupun di akhirat.

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved