Breaking News:

Sidak Vaksinasi Covid-19, Bupati Empat Lawang Sempat Emosi dan Semprot Petugas Gara-Gara Ini

Untuk mengejar ketertinggalan capaian vaksinasi dosis pertama diantara beberapa kabupupaten dan kota lainnya

Editor: adi kurniawan
TRIBUNSUMSEL/SAHRI ROMADHON
Bupati Empat Lawang H Joncik Muhammad pantau langsung Vaksinasi Covid-19 di Kecamatan Muara Pinang, Rabu (17/11/2021). 

SRIPOKU.COM, EMPAT LAWANG -- Untuk mengejar ketertinggalan capaian vaksinasi dosis pertama diantara beberapa kabupupaten dan kota lainnya, Bupati Empat Lawang H Joncik Muhammad lakukan sidak pada beberapa lokasi yang melakukan vaksinasi.

Untuk sidak yang dilakukan Rabu (17/11/2021) dikatakan, sebelumnya Bupati Empat Lawang bersama rombongan melakukan kunjungan ke lokasi vaksinasi secara mendadak.

Saat berada di Puskesmas Muara Pinang Joncik sempat sedikit emosi karena Kepala Puskesmas Muara Pinang tidak berada di tempat, padahal saat itu sedang dalam jam kerja.

"Capaian vaksinasi di Puskesmas Muara Pinang itu rendah sekali cuman 18,6 persen disaat bersamaan Kapusnya tidak ada di jam kerja jadi seakan-akan jajaran Puskes dan Kecamatan tidak serius, tentu hal ini menjadi bahan evaluasi untuk kita semua," Kata Joncik.

Joncik memyambung monitoring kegiatan vaksinasi ini salah satunya dalam rangka mempercepat tercapainya target vaksinasi sebesar 70 persen di bulan Desember.

"Target kita insyaallah akhir Desember vaksin dosis pertama sampai 70 persen," Katanya.

Joncik juga mengatakan pada sidak tersebut sangat disayangkan dengan terjadinya ketidaksiapan petugas padahal masyarakat yang ingin mendapatkan vaksin sudah lumayan ramai.

"Kitab lihat antrian warga sudah ramai, selain itu juga ditemui warga yang tidak bisa mendapat vaksin karena NIKnya bermasalah kemudian ditolak oleh Puskesmas," Katanya.

Melihat hal tersebut Joncik memberikan perintah kepada jajaran Puskesmas dan Kecamatan untuk tidak membedakan siapaun wajib untuk dilayani, jika NIKnya bermasalah ia meminta dilakukan input secara manual, dahulu karena di utamakan vaksinasi kepada masyarakat.

Pada sidak hari itu bupati juga menemukan adanya kekurangam vaksin yang dari pemerintah provinsi, namun demikian hal teesebut bisa diatasi dengan adanya vaksin dari TNI dan Polri, sehingga pengejarama target vaksinasi bisa dimaksimalkan.

"Memang kita ada kendala pendistribusian vaksin yang sedikit, kemarin hanya ada 600 baru sampai untuk langsung disebar, tapi alhamdulilah masih bisa tertutupi dengan adanya vaksinasi TNI dan POLRI, mereka menyiapkan ribuan dosis untuk disuntikan ke masyarakat," Tutupnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved