Presiden Jokowi Berterimakasih Kepada Muhammadiyah Telah Membantu Penanganan Covid-19 Secara Optimal

Sejak awal pandemi, Muhammadiyah bergerak cepat, mengerahkan seluruh potensinya, mengoptimalkan lebih dari 117 rumah sakit dan 63 perguruan tinggi

Penulis: Sudarwan | Editor: Sudarwan
Twitter @Joko Widodo
Presiden Jokowi Berterimakasih Kepada Muhammadiyah 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengucapkan terima kasih dan memberikan ucapan selamat Milad ke-109 Muhammadiyah yang jatuh tepat pada hari ini, Kamis (18/11/2021).

Ucapan terima kasih itu disampaikan Jokowi lewat twitter, beberapa menit lalu.

"Sejak awal pandemi, Muhammadiyah bergerak cepat, mengerahkan seluruh potensinya, mengoptimalkan lebih dari 117 rumah sakit dan 63 perguruan tinggi Muhammadiyah dan Aisyiah untuk membantu masyarakat yang terpapar Covid-19. Terima kasih dan selamat Milad ke-109 Muhammadiyah," tulis Jokowi.

Ucapan selamat milad ke-109 Muhammadiyah juga disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan RI Kabinet Indonesia Maju 2019-2024, Mahfud MD.

"Selamat milad ke 109 utk Muhammadiyah. Tak bisa dipungkiri Muhammadiyah tlh ikut menyemai nasionalisme, memperjuangkan kemerdekaan, dan mencetak kader bangsa. Perannya utk menjaga NKRI dgn pandangan bhw Indonesia adl "Dar al Ahdi wa al Syahadah" sangat kuat sampai saat ini," tulis Mahfud dalam twitnya.

Sejarah Muhammadiyah

Tepat pada hari ini, 18 November 2021 organisasi Islam Muhammadiyah berusia 109 tahun.

Kontribusinya sebagai pembawa modernitas dalam Islam tidaklah dianggap enteng.

Muhammadiyah didirikan di Kampung Kauman Yogyakarta, pada 8 Dzulhijjah 1330H atau 18 November 1912 oleh Muhammad Darwis yang kemudian dikenal dengan Kyai Haji Ahmad Dahlan.

Dilansir dari situs resmi Muhammadiyah, setelah Kyai Haji Ahmad Dahlan menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci, beliau mulai menyampaikan benih pembaruan di Tanah Air.

Kata ”Muhammadiyah” secara bahasa berarti ”pengikut Nabi Muhammad”.

Penggunaan kata ”Muhammadiyah” dimaksudkan untuk menisbahkan (menghubungkan) dengan ajaran dan jejak perjuangan Nabi Muhammad.

Baca juga: Tokoh Muhammadiyah Deklarasikan Partai Ummat, Ini Respon PW Muhammadiyah dan Alumni IMM Sumsel 

Penisbahan nama tersebut menurut H Djarnawi Hadikusuma mengandung pengertian sebagai berikut:

”Dengan nama itu dia bermaksud untuk menjelaskan bahwa pendukung organisasi itu ialah umat Muhammad, dan asasnya adalah ajaran Nabi Muhammad SAW, yaitu Islam.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved