Breaking News:

Berita Palembang

Pentingnya Edukasi Kesuburan Bagi Pasutri yang Ingin Memulai Program Hamil

“Program hamil yang tepat untuk pejuang buah hati” diisi oleh narasumber dr. Doddy Tisna Amiejaya, Sp.OG dari RSIA Mama Palembang,

Editor: Odi Aria
Istimewa
Seminar Awam yang diadakan di Aston Palembang Hotel and Confrence Center, Kamis (18/11/2021). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG –Klinik Fertilitas Indonesia RSIA Mama Palembang, Sumatera Selatan bekerja sama dengan Morula IVF Tangerang mengadakan acara Seminar Awam yang diadakan di Aston Palembang Hotel and Confrence Center, Kamis (18/11/2021).

Seminar Awam dengan tema “Program hamil yang tepat untuk pejuang buah hati” diisi oleh narasumber dr. Doddy Tisna Amiejaya, Sp.OG dari RSIA Mama Palembang, dan dr. Wisnu Setyawan, Sp.OG, (K)FER dari Morula IVF Tangerang.

Acara seperti ini tentunya sangat ditunggu oleh para pasutri yang sedang mendambakan buah hati tetapi tidak tahu langkah apa yang harus ditempuh, sebagai pasutri tidak tahu kapan harus melakukan pemeriksaan dan kemana harus melakukan pemeriksaan sehingga waktu mereka terbuang.

Dr. Doddy Tisna Amiejaya, Sp.OG pada acara tersebut menjelaskan kualitas dan kuantitas telur perempuan menurun seiring dengan pertambahan usia, jadi jangan menunda waktu untuk memulai program kehamilan jika usia pernikahan sudah memasuki 12 bulan, dan melakukan hubungan suami istri secara teratur tanpa menggunakan kontrasepsi tapi belum juga mendapatkan kehamilan.

"Untuk wanita dengan usia diatas 35 tahun tidak perlu menunggu sampai 12 bulan untuk memulai program kehamilan, bisa dilakukan lebih cepat yaitu jika usia pernikahan sudah 6 bulan dan belum mendapatkan kehamilan dengan kondisi melakukan hubungan suami istri yang teratur dan tidak menggunakan kontrasepsi," katanya.

Sementara itu, dr. Wisnu, Sp.OG, (K)FER dari Morula IVF Tangerang menjelaskan pada pemeriksaan sebelum memulai program kehamilan tidak hanya istri yang diperiksa tetapi suami juga harus diperiksa.

Adapun pemeriksaan dasar yang bisa dilakukan istri adalah USG Transvaginal, HSG (Histerosalpingografi), sementara pada suami bisa dilakukan pemeriksaan analisa sperma.

Untuk program kehamilan terdapat tiga metode yaitu program hamil secara alami, Inseminasi Buatan (IUI), dan Bayi Tabung (IVF).

“Bayi Tabung merukapan program kehamilan yang memiliki tingkat keberhasilan paling tinggi diantara program hamil lainnya” jelas dr. Wisnu.

“Kami mengadakan seminar awam seperti ini untuk menambah pengetahuan bagi pejuang buah hati tentang apa itu infertilitas, kapan harus mulai memeriksakan kesuburan, dan pilihan program hamil apa yang tepat sehingga bisa membantu para pejuang buah hati mendapatkan buah hati segera dan tidak membuang-buang waktu” katanya.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved