Breaking News:

Liga 2

PSPS Riau Waspadai Permainan Ngotot Sriwijaya FC, Terbebani Mental Tuan Rumah

Perang antar pelatih bersahabat asal Payakumbuh (Sumbar) akan kembali terjadi pada laga Sriwijaya FC vs PSPS Riau di Stadion Kaharuddin Nasution Pekan

Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Odi Aria
PSPSRIAU
Kepala Pelatih PSPS Pekanbaru Riau, Jafri Sastra 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Perang antar pelatih bersahabat asal Payakumbuh (Sumbar) akan kembali terjadi pada laga Sriwijaya FC vs PSPS Riau di Stadion Kaharuddin Nasution Pekanbaru, Rabu (17/11/2021) pukul 15:15 Wib.

Kepala Pelatih PSPS Pekanbaru Riau, Jafri Sastra memiliki emosional yang tinggi Nil Maizar sang juru taktik Sriwijaya FC. Coach Jafri Sastra kelahiran Payakumbuh (Sumbar) 23 Mei 1965. Nil juga kelahiran Payakumbuh (Sumbar) 2 Januari 1970.

Namun keduanya menjunjung profesionalitas dengan menyingkirkan sejenak emosional persahabatan tersebut selama konsentrasi fight kedua tim yang mereka asuh bertempur.

Ini sudah dibuktikan di laga putaran pertama bermain di Stadion GSJ Palembang. Bahkan usai tim asuhannya membungkam PSPS asuhan Jafri Sstra 0-3, Jumat (15/10/2021), Nil Maizar tersenyum dan membatah ketika kemenangan tersebut dikaitkan sebagai menuntaskan dendam lama final Piala Sudirman 2016 lalu.

Pasalnya waktu itu Nil Maizar yang menjadi Pelatih Semen Padang, timnya dikalahkan Mitra Kukar asuhan Jafri Sastra dengan skor 1-2 pada laga final Piala Jenderal Sudirman, Minggu (24/1/2016) di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Seperti diketahui hingga menyelesaikan laga ketujuh, Sriwijaya FC yang sudah dipastikan lolos ke babak perempatfinal atau delapan besar mengoleksi 17 poin.

Perebutan satu tiket ke babak delapan besar masih bisa terbuka untuk PSMS Medan yang mengantongi 10 poin, PSPS Pekanbaru 9 poin, KS Tiga Naga 8 poin, dan Semen Padang FC dengan 7 poin. Sedangkan Muba Babel United dengan raihan 3 poin hanya berharap mengejar pundi-pundi poin penuh alias kemenangan beruntung di laga sisa untuk terhindar dari degradasi.
"Pertandingan ini bagi kami sangat penting, sangatlah punya arti. Kami menghadapi Sriwijaya yang secara otomatis yang secara kasat mata mereka sudah lolos. Tapi kita ini tahu bahwasanya sebagaimana coach Nil Maizar dia paling tidak mau kalah dan tidak mau mengalah," ungkap Jafri Sastra kepada Sripoku.com.

Kali ini Jafri Sastra menginstruksikan skuat tim berjuluk Askar Bertuah harus kerja Keras untuk bisa mengalahkan Sriwijaya FC demi mengejar poin penuh sebagai modal meraih tiket lolos ke babak delapan besar.

"Jadi kita siapin tim kita bagaimana dengan latihan. Bukan hanya untuk menghadapi Sriwijaya FC saja, tetapi tiga laga sisa ini harus kami maksimalkan," kata pria berkacamata minus ini.
Jafri yang sebelumnya melatih di Muba Babel United mengaku telah melakukan kesiapan menghadapi tim pemuncak klasemen Laskar Wong Kito yang diwaspadai bakal tetap ngotot menyapu bersih laga sisa, meski posisinya sudah aman lolos babak delapan besar.

Halaman
1234
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved