Breaking News:

Berita Muratara

IBU Rumah Tangga Ini Jualan Paket Hemat di Rumahnya, Disimpan di Bawah Drum, Pasrah Dikepung Polisi

Dari penangkapan tersebut, polisi mendapat barang bukti sebanyak 50 paket diduga sabu dengan berat total 10,56 gram.

Editor: Welly Hadinata
Tribunsumsel/Rahmat Aizullah
Seorang ibu rumah tangga asal Kelurahan Muara Kulam, Kecamatan Ulu Rawas, Kabupaten Musi Rawas Utara ditangkap polisi karena diduga menjual narkoba jenis sabu-sabu. 

SRIPOKU.COM, MURATARA - Seorang ibu rumah tangga (IRT) di Kelurahan Muara Kulam, Kecamatan Ulu Rawas, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) ditangkap polisi. 

Dia adalah SY (41) ditangkap karena diduga menjual narkoba jenis sabu-sabu. 

"Dia kita tangkap siang tadi jam satuan lah kira-kira," kata Kapolres Musi Rawas Utara, AKBP Eko Sumaryanto melalui Kasat Narkoba AKP Ahmad Fauzi, Selasa (16/11/2021). 

Dari penangkapan tersebut, polisi mendapat barang bukti sebanyak 50 paket diduga sabu dengan berat total 10,56 gram.

Barang bukti itu ditemukan di bawah drum air di belakang rumah tersangka saat polisi menggerebek kediamannya. 

Ketika ditanya petugas, tersangka mengakui bahwa barang bukti tersebut memang miliknya.

"Setelah dia mengakui bahwa itu punya dia, langsung kita bawa ke Mapolres untuk diperiksa terlebih lanjut," kata Ahmad Fauzi. 

Dia mengatakan penangkapan ini berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa tersangka sering menjual narkoba di rumahnya. 

Dari informasi masyarakat itu, polisi kemudian melakukan penyelidikan untuk memastikan keakuratannya. 

"Informasi dari masyarakat sangat berharga bagi kami. Kami selalu mengimbau kalau masyarakat mengetahui ada aktivitas narkoba kasih tahu kami, akan kami tindak," tegas Ahmad Fauzi.

Dia menambahkan terkait harga jual paketan sabu-sabu tersebut mulai dari harga Rp100 ribu per bungkus plastik klip. 

Saat ditanya sudah berapa lama IRT tersebut menjual narkoba, polisi masih akan melakukan pendalaman.

Mereka juga akan melakukan pengembangan untuk mengetahui jaringan atau darimana IRT itu mendapat barang haram tersebut.

"Untuk detailnya sudah berapa lama dia jualan, masih mau kita dalami lagi. Ini juga masih mau kita kembangkan," ujar Ahmad Fauzi.(Rahmat/TS)

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved